Sabtu 11 Sep 2021 18:15 WIB

AS Diyakini akan Izinkan Vaksin Pfizer untuk Anak 5-11 Tahun

Pejabat kesehatan AS yakin vaksin Covid-19 Pfizer segera bisa diberikan untuk anak

Rep: Antara/ Red: Christiyaningsih
 Seorang petugas kesehatan bersiap untuk memberikan vaksin COVID-19 Pfizer untuk penyakit coronavirus (COVID-19) di pusat vaksinasi di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin, 31 Mei 2021
Foto: AP/Vincent Thian
Seorang petugas kesehatan bersiap untuk memberikan vaksin COVID-19 Pfizer untuk penyakit coronavirus (COVID-19) di pusat vaksinasi di Kuala Lumpur, Malaysia, Senin, 31 Mei 2021

REPUBLIKA.CO.ID, WASHINGTON - Pejabat kesehatan AS yakin vaksin Covid-19 dari Pfizer mendapat izin penggunaan bagi anak-anak usia 5-11 tahun pada akhir Oktober, kata dua sumber yang mengetahui perkembangan tersebut pada Jumat (10/9). Pfizer, yang bekerja sama dengan BioNTech Jerman, diyakini akan memiliki cukup data dari uji klinis untuk mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA) bagi kelompok usia tersebut dari Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada akhir bulan ini, kata sumber tersebut.

Mereka memperkirakan FDA dapat memutuskan soal keamanan dan efektivitas vaksin itu pada anak-anak yang lebih muda dalam waktu tiga pekan setelah pengajuan EUA. Keputusan untuk mengizinkan pemberian vaksin bagi anak-anak yang lebih muda sangat dinantikan oleh jutaan warga AS. Izin ini terutama dinanti orang tua yang anaknya mulai kembali bersekolah di tengah gelombang Covid-19 yang dipicu oleh varian Delta.

Baca Juga

Menurut seorang sumber, pakar terkemuka penyakit menular AS Anthony Fauci menjelaskan jadwal waktu tersebut dalam pertemuan daring. Pertemuan itu dihadiri oleh ribuan anggota staf di Institut Kesehatan Nasional (NIH) pada Jumat. Sumber kedua yang mengetahui perkembangan tersebut mengatakan FDA mengharapkan jadwal waktu yang sama bagi Pfizer.

Jika Pfizer mengajukan EUA pada akhir September dan data mendukung penggunaan vaksin itu, pada beberapa pekan pertama Oktober produk Pfizer kemungkinan akan siap. Demikian diungkap Fauci seperti dikutip sumber tersebut.

Fauci mengatakan Moderna kemungkinan akan menghabiskan tiga pekan lebih lama dari Pfizer untuk mengumpulkan dan menganalisis data mereka tentang anak-anak usia 5-11, menurut sumber tersebut. Dia memperkirakan keputusan tentang vaksin Moderna bisa dikeluarkan sekitar November, menurut sumber itu.

Sumber kedua mengatakan jadwal waktu Fauci untuk Moderna tampak meyakinkan. Para petinggi Pfizer, Moderna, dan NIH belum berkomentar. Pfizer sebelumnya mengatakan mereka akan mengajukan EUA segera setelah memiliki data uji klinis anak-anak usia 5-11 tahun yang diharapkan selesai pada September.

Sebelumnya, beberapa pejabat badan pengawas kesehatan pemerintah federal, termasuk Fauci, telah mengindikasikan keputusan FDA mungkin akan keluar pada November atau setelahnya. Moderna pada Kamis (9/9) mengatakan kepada para investor bahwa data dari studi terhadap anak-anak diharapkan terkumpul pada akhir tahun.

FDA pada Jumat mengatakan akan berusaha untuk memproses izin penggunaan vaksin Covid-19 untuk anak-anak segera setelah para pengembang menyerahkan data mereka. Mereka mengatakan akan mempertimbangkan pengajuan lewat jalur yang lebih cepat agar EUA vaksin dapat segera dikeluarkan.

Untuk mendapatkan izin penggunaan darurat (EUA), perusahaan harus menyerahkan dua bulan data keamanan vaksin pada peserta uji klinis, dibandingkan enam bulan yang diperlukan untuk mendapat lisensi penuh. Mitra Pfizer, BioNTech, mengatakan kepada Der Spiegel bahwa mereka juga berharap mendapatkan izin secara global bagi vaksin Covid-19 untuk anak-anak usia lima tahun ke atas dalam beberapa pekan ke depan.

sumber : Reuters
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement