Sunday, 23 Rabiul Akhir 1443 / 28 November 2021

Sunday, 23 Rabiul Akhir 1443 / 28 November 2021

Aljazair Ancam Tutup Kantor Berita Prancis AFP

Kamis 28 Oct 2021 15:09 WIB

Red: Christiyaningsih

Aljazair menuduh AFP melakukan kampanye permusuhan yang keji.

Aljazair menuduh AFP melakukan kampanye permusuhan yang keji.

Aljazair menuduh AFP melakukan kampanye permusuhan yang keji.

REPUBLIKA.CO.ID, ALJIR - Aljazair pada Rabu mengancam akan mencabut akreditasi kantor berita Prancis AFP di negara itu atas "kampanye permusuhan yang fatal". Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Informasi Aljazair mengatakan AFP "melanjutkan prasangka permusuhannya terhadap Aljazair dan melepaskan dasar-dasar kredibilitas dan objektivitas yang paling rendah".

Pernyataan itu juga menuduh AFP melakukan "kebohongan dan misinformasi" yang bertujuan untuk mendistorsi citra Aljazair dengan liputannya baru-baru ini, serta menyajikan agenda dan lobi kebencian terhadap negara Afrika Utara itu.

Baca Juga

Pada Selasa, AFP menerbitkan sebuah laporan tentang imigrasi rahasia dan ilegal antara Aljazair dan Spanyol, mengutip orang-orang yang diduga mengatakan bahwa mereka "lebih baik mati di laut daripada tinggal di Aljazair".

Ketegangan meningkat antara Aljazair dan Prancis bulan lalu menyusul pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macron yang dipandang oleh banyak warga Aljazair sebagai penghinaan. Aljazair menanggapi dengan menarik duta besarnya di Paris dan melarang pesawat militer Prancis menggunakan wilayah udara Aljazair pada 3 Oktober.

Sebagai reaksi lebih lanjut terhadap meningkatnya ketegangan, tiga kementerian Aljazair mengumumkan bahwa mereka akan berhenti menggunakan bahasa Prancis dalam publikasi resmi mereka. Aljazair menghabiskan 132 tahun di bawah kekuasaan kolonial Prancis dan berhasil memperoleh kemerdekaan pada 1962.

sumber : https://www.aa.com.tr/id/dunia/aljazair-ancam-tutup-kantor-berita-prancis-afp-atas-berita-bohong/2405122
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA