Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

Thursday, 9 Safar 1440 / 18 October 2018

In Picture: Anthony Sinisuka Ginting, Juarai China Open 2018 Super 1000

Ahad 23 Sep 2018 23:37 WIB

Rep: Antara, AP/ Red: Yogi Ardhi Cahyadi

Foto: Chinatopix via AP
Sejak babak pertama hingga final, Ginting menumbangkan para juara dunia.

REPUBLIKA.CO.ID, CHANGZHOU -- Pemain tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting menunjukkan kelasnya selama turnamen China Open 2018 Super 1000. Sejak babak pertama hingga final, Ginting menumbangkan para juara dunia.

Di babak pertama, Ginting sudah menemui lawan berat yaitu legenda Cina, Lin Dan yang merupakan pemegang lima kali gelar juara dunia yaitu pada 2006, 2007, 2009, 2011, dan 2013. Kemudian di babak selanjutnya Gintung mengalahkan unggulan pertama dari Denmark, Viktor Axelsen.

Di perempat final, Ginting kembali mengalahka berat Chen Long yang merupakan peraih gelar juara dunia pada 2015 dan 2016 sekaligus peraih medali emas Olimpiade 2016.

Di semifinal, Ginting menghadapi pemain unggulan lima dari Cina Taipei, Chou Tien Chen. Ginting mampu membalaskan kekalahannya di semifinal Asian Games 2018 lalu dengan mengalahkan Chou, 12-21, 21-17 dan 21-15.

Di partai puncak, Ginting menghadapi pemain Jepang yang melakukan aksi comeback yang memukau usai hukuman akibat kasus judi ilegal di negaranya, Kento Momota, Ahad (23/9). Pertandingan yang membuat decak kagum para penonton diperlihatkan kedua pemain. Ginting unggul 23-21 dan 21-19.

Gelar juara ini merupakan yang kedua kalinya untuk Ginting di tahun ini setelah menjuarai Indonesia Masters 2018. Sedangkan pada 2017, Ginting juga meraih gelar juara di turnamen Korea Open Super Series 2017.

Sumber : Antara, AP

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA