Takkuat Beriklan di Televisi, PDIP Andalkan Relawan
Jumat , 18 April 2014, 18:41 WIB
Gubernur Jakarta Joko Widodo (Jokowi) bersama Wali Kota Bandung Ridwan Kamil memberikan keterangan pers di Balai Kota Bandung, Kamis (17/4). (Republika/Edi Yusuf)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Calon presiden yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, kekuatan partainya berada di relawan.

Menurut Jokowi, relawan dikerahkan karena PDIP tak memiliki kemampuan untuk melakukan serangan udara melalui beriklan di televisi. "Kekuatan kita ada di rakyat, di relawan, dan kader partai yang bergerak. Relawan itu penting karena kita tidak bisa mengandalkan serangan udara. Kemarin saja kita cuma beriklan tiga hari," ujar gubernur DKI Jakarta tersebut, Jumat (18/4).

Jokowi sendiri mengaku tak tahu pasti ada berapa jumlah relawannya yang tersebar di seluruh daerah. Dia hanya mengatakan, jumlahnya sangat banyak. Menurut Jokowi, relawan-relawan itu bertugas mengorganisir masyarakat untuk ikut mendukungnya jadi presiden.

Dia menilai, cara seperti itu juga tak kalah efektif dengan memasang iklan di televisi. "Jadi serangan udara ada, serangan darat juga ada," ujarnya.

Relawan-relawan yang mendukung pencapresan Jokowi terbagi menjadi beberapa kelompok. Ada Barisan Relawan untuk Jokowi Presiden (Bara JP), Relawan Buruh Sahabat Jokowi, Jokowi for me, dan Pro Jokowi (ProJo). Mereka umumnya juga aktif di media sosial.

Demi menghargai dukungan yang diberikan kepadanya, Jokowi pun pernah menyambangi markas Projo dan Bara JP. Kunjungan dia lakukan selepas jam kerjanya sebagai gubernur.

Redaktur : Joko Sadewo
Reporter : Halimatus Sa'diyah
  Isi Komentar Anda
Komentar adalah tanggapan pribadi, tidak mewakili kebijakan redaksi republika.co.id. Redaksi berhak mengubah atau menghapus kata-kata yang tidak etis, kasar, berbau fitnah dan pelecehan, intimidasi, bertendensi suku, agama, ras, dan antar golongan. Setiap komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab pengirim.

Republika.co.id berhak untuk memberi peringatan dan atau menutup akses bagi pembaca yang melanggar ketentuan ini.
avatar
Login sebagai:
Komentar