Monday, 15 Syawwal 1443 / 16 May 2022

Air Kencing Berbuih, Tanda Penyakit Apa?

Jumat 28 Jan 2022 09:32 WIB

Rep: Shelbi Asrianti/ Red: Reiny Dwinanda

Toilet. Air kencing menjadi berbuih tak selalu karena derasnya aliran, tetapi juga bisa karena penyakit tertentu.

Toilet. Air kencing menjadi berbuih tak selalu karena derasnya aliran, tetapi juga bisa karena penyakit tertentu.

Foto: Reiny Dwinanda/Republika
Perubahan pada air kencing bisa menjadi pertanda penyakit tertentu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tubuh akan memberikan sejumlah peringatan ketika terjadi sesuatu yang tidak beres. Perubahan pada saat kencing atau urine yang dikeluarkan, misalnya, dapat menjadi pertanda penyakit.

Gejala tertentu saat buang air kecil bisa memberikan indikasi awal mengenai kondisi ginjal, terutama jika seseorang juga mengidap diabetes. Diabetes, tergantung pada jenis diidap, memiliki banyak elemen yang perlu dicermati.

Baca Juga

Apabila kondisi tubuh pengidap diabetes tidak terkontrol dengan baik, itu sangat bisa berdampak pada bagian tubuh lainnya. Kadar gula yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada kelompok pembuluh darah di ginjal dari waktu ke waktu.

Padahal, ginjal merupakan organ kunci dalam menyaring limbah dari darah. Bisa fatal jika ginjal sampai terpengaruh.

Beberapa konsekuensinya ialah kerusakan ginjal dan tekanan darah tinggi. Selain menyebabkan lebih banyak kerusakan, gangguan pada ginjal pun akan meningkatkan tekanan dalam sistem penyaringan lain dalam tubuh.

Richard Viney yang merupakan konsultan urologi di Rumah Sakit Queen Elizabeth di Birmingham, Inggris, menyampaikan beberapa hal yang perlu diwaspadai dari kondisi urine. Salah satunya apabila air seni terlihat berbusa.

Seperti semua cairan, jika alirannya didorong dengan kuat, air seni memang bisa terlihat berbuih saat menyentuh permukaan dan bercampur dengan udara. Buih seperti itu tidak menjadi masalah.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA