Sabtu 04 Dec 2021 06:54 WIB

Peduli Sesama dengan Aksi Donor Darah

Pasokan darah menurun drastis selama pandemi Covid 19.

Aksi donor darah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan stok darah PMI
Foto: dok IRRA
Aksi donor darah masyarakat untuk memenuhi kebutuhan stok darah PMI

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA --- Selama masa pandemi hampir dua tahun terakhir, stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI menurun drastis. Ini lantaran kegiatan donor darah yang biasanya diadakan di sejumlah kantor, lembaga, dan instansi tidak dapat dilaksanakan, terkait keharusan bekerja dari rumah untuk menghindari terjadinya penyebaran virus Covid-19 yang lebih masif.

“Unit Donor Darah PMI DKI Jakarta selama masa pandemi mengalami krisis stok darah, sementara kebutuhan permintaan darah dari rumah sakit terus ada. Karena memang pasien dengan penyakit seperti thalassemia, kanker, hemofilia secara rutin membutuhkan transfusi darah. Selain beberapa kondisi pasien lain yang sesegera mungkin memerlukan darah tambahan,’’ kata Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi.

Hal itulah yang membuat banyak pihak berusaha untuk memastikan ketersediaan pasokan darah. “Itu sebabnya kami fokus meningkatkan kembali kepedulian terhadap sesama melalui aksi donor darah, yang sebelumnya diadakan secara rutin di sejumlah kantor dan instansi,’’ ujar Direktur PT Itama Ranoraya Tbk Dodi Nurzani dalam keterangan pers yang diterima Republika, Jumat (3/12).

Bertempat di MTH Square, Jumat (3/12), PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) berkolaborasi dengan PMI DKI Jakarta dalam kampanye BE THE 1TM untuk mengadakan kegiatan donor darah yang berlangsung dari pukul 13.00 WIB sampai selesai. 

 

BE THE 1TM adalah kampanye global untuk menciptakan gerakan donor darah dalam upaya meningkatkan jaminan ketersediaan suplai darah dan plasma, termasuk memastikan ketersediaan pasokan darah saat dibutuhkan pasien yang hidupnya bergantung dari transfusi.

Dodi Nurzani menjelaskan, kegiatan kemanusiaan ini merupakan bentuk tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan donor darah agar ketersediaan darah terjaga optimal sehingga dapat menekan angka kematian akibat kekurangan darah. Dia menambahkan target yang dipatok untuk sekali kegiatan donor darah berkisar antara 200 sampai 300 kantong darah. Karenanya selain diikuti oleh para karyawan IRRA di seluruh Indonesia, kegiatan ini juga dapat diikuti oleh masyarakat umum di sekitar IRRA berada.   

Ketua PMI DKI Jakarta Rustam Effendi turut berharap agar kegiatan semacam ini menggerakkan juga perusahaan dan lembaga (instansi) lainnya melakukan donor darah secara rutin setiap dua bulan sekali. Dengan demikian kebutuhan stok darah di PMI DKI Jakarta sebanyak 1.000–1.200 kantong per hari dapat terpenuhi. 

 

Menurut dia, banyak manfaat bagi pendonor yang melakukan donor darah secara rutin yaitu badan yang terasa lebih segar, dan dapat secara rutin memeriksa kesehatan, khususnya untuk empat jenis penyakit seperti HIV, Hepatitis B, Hepatitis C dan Sifilis.

 

 

sumber : siaran pers
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement