Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Sunday, 29 Sya'ban 1442 / 11 April 2021

Jangan Anggap Remeh Gigi Sensitif

Jumat 25 Jan 2019 14:40 WIB

Rep: S Bowo Pribadi/ Red: Ani Nursalikah

Gigi sensitif (ilustrasi)

Gigi sensitif (ilustrasi)

Foto: Safebee
Dua dari lima orang generasi muda mengalami ngilu gigi sensitif.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Pakar periodonsia, Yuniarti Soeroso mengatakan ada beberapa perawatan yang dianjurkan bagi penderita gigi sensitif. Perawatan bisa melalui dokter gigi maupun perawatan di rumah.

Caranya dengan bahan aktif desensitasi yang telah teruji klinis mengatasi gigi sensitif.
Salah satunya strontium asetat yang mengisi tubula dentin dan menutup dentin yang terbuka dengan melapisi permukaan dengan lapisan tahan rangsangan asam.

“Formulasi strontium asetat akan menghilangkan gangguan gigi sensitif dengan cepat sejak pemakaian pertama dan akan bertahan dalam waktu yang lama dengan penggunaan secara rutin,” katanya pada Seminar Ilmiah Rakernas Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PGDI), di Semarang, Jumat (25/1).

General Manager GSK Consumer Healthcare Indonesia Pawan Sud mengatakan gaya hidup generasi muda akan memberikan pengaruh pada kesehatan gigi. Hasil penelitian lembaganya bahkan menunjukkan dua dari lima orang generasi muda mengalami ngilu gigi sensitif pada simulasi pemeriksaan yang pernah dilakukan.

Generasi muda memiliki gaya hidup yang dinamis dengan mobilitas yang tinggi dan banyak tugas untuk menyelesaikan sesuatu secara cepat. “Alhasil mereka jarang dan merawat secara utuh kesehatan gigi,” jelasnya.

Padahal, kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting mendapatkan kesehatan yang paripurna. Sebagai perusahaan kesehatan global, GSK melalui produk Sensodyne, tidak hanya menyediakan produk perawatan kesehatan gigi dan mulut.

GSK juga berkolaborasi dengan PDGI melakukan edukasi dan pemahaman mengenai kiat perawatan kesehatan gigi yang benar. Tujuannya agar generasi muda sadar dan memahami pentingnya perawatan dan kesehatan gigi bagi masa depan.

“Kami meyakini, upaya edukasi yang berkelanjutan akan menjadi penting dalam membantu para dokter gigi dan generasi muda dalam meningkatkan kesehatan gigi dan mulut,” katanya usai peluncuran varian produk rapid relief yang mengandung strontium asetat.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA