Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Wednesday, 13 Safar 1442 / 30 September 2020

Fakta Air Alkalin Bagi Kesehatan

Selasa 08 May 2018 17:01 WIB

Rep: Nora Azizah/ Red: Indira Rezkisari

Ilustrasi minum air putih.

Ilustrasi minum air putih.

Foto: Photo by Maurício Mascaro from Pexels
Air alkalin kerap diklaim sanggup mengatasi dehidrasi berat.

REPUBLIKA.CO.ID, NEW YORK -- Selama ini, air alkalin sering disebut sebagai air terbaik untuk diminum. Namun fakta tersebut terbantahkan. Dilansir melalui Digital News Asia, air alkalin tidak terlalu berpengaruh terhadap kesehatan.

"Itu semua hanya soal pemasaran produk saja," ujar Ahli Diet dan Epidemiologi dari Cummimgs School of Medicine di University of Calgary, AS, Tanis Fenton. Sejauh ini, tidak ada ilmu atau pernyataan yang mendukung klaim air alkalin menjadi yang terbaik untuk diminum.

Skala pH menjadi acuan terkait tingkat keasaman atau pH rendah dengan air alkalin yang memiliki pH lebih tinggi. Seperti diketahui, air murni memiliki pH netral atau 7. Namun air keran mempunyai beragam variasi pH bergantung pada kandungan mineral. Beberapa air kemasan botol cenderung lebih asam.

Air botol yang dipasarkan dan mengaku ber-alkalin mengklain mempunyai pH antara 8 hingga 10. Beberapa di antaranya berasal dari mata air atau sumur artesis. Alkalin kemudian bersifat alami karena kandungan mineral yang terlarut. Namun jenis lainnya dibuat dengan proses pengion. Saat ini, mesin pengion sudah dipakai di rumah.

Sejauh ini, perusahaan air alkalin tidak memberikan klaim lebih detail terkait air yang bisa menyumbang energi atau melakukan detoksifikasi. Perusahaan hanya menyatakan bahwa air alkalin bisa mengatasi tingkat dehidrasi tinggi. Bahkan air yang telah terionisasi disebut mampu mencegah sakit kepala hingga kanker.

Namun hingga saat ini, tidak ada penelitian khusus yang menyebutkan bahwa pH air lebih tinggi mampu mengubah pH tubuh. Kemudian tidak diketahui secara pasti hasil konsumsi air alkalin dalam memberikan manfaat kesehatan. Yang pasti, pH darah diatur sangat maksimal oleh tubuh, yakni 7,4. Kemudian lambung memiliki pH sangat asam, antara 1,5 sampai 3,5.



BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA TERKAIT

 

BERITA LAINNYA