Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Thursday, 25 Safar 1441 / 24 October 2019

Aset Perbankan Syariah di Jabar Tumbuh 4,67 Persen

Rabu 22 May 2019 12:33 WIB

Rep: Arie Lukihardianti/ Red: Dwi Murdaningsih

Layanan prima Bank BJB Syariah

Layanan prima Bank BJB Syariah

Foto: Istimewa
DPK perbankan syarian di Jabar tumbuh 13 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG---Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas dan kinerja sektor jasa keuangan Indonesia hingga Triwulan I tahun 2019 dalam kondisi baik. Menurut Kepala OJK Kantor Wilayah 2 Jawa Barat, Triana Gunawan, pertumbuhan cukup bagus juga terjadi untuk industri jasa keuangan syariah.

Baca Juga

Industri jasa keuangan di Jawa Barat meneruskan tren pertumbuhan di triwulan I 2019. Untuk perbankan syariah, OJK Jabar mencatat per Maret 2019, kinerja perbankan syariah di Jawa Barat tumbuh positif. 

Hal ini, kata Triana, tercermin dari pertumbuhan aset sebesar 4, 67 persen, DPK  13, 06 persen, dan pembiayaan 7, 32 persen secara yoy (year on year). 

"Pertumbuhan DPK perbankan syariah cukup tinggi yakni 13, 07 persen namun tidak diimbangi dengan penyaluran pembiayaan yang hanya 7, 32 persen," ujar Triana kepada wartawan Bandung, Senin (20/5). 

Sementara untuk intermediasi perbankan syariah, kata dia, cukup stabil dengan finance deposit ratio (FDR) 90, 33 persen. Sedangkan pembiayaan bermasalah juga terpantau cukup terjaga dengan rasio 3, 44 persen.

"Ke depan, OJK akan terus memantau perkembangan di pasar keuangan global dan domestik, serta dampaknya terhadap pertumbuhan intermediasi sektor jasa keuangan nasional. OJK juga akan senantiasa memantau potensi risiko yang mungkin timbul untuk tetap menjaga stabilitas di sektor jasa keuangan," katanya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA