Jumat, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Jumat, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Mandiri Syariah Tekan Pembiayaan Macet Jadi 2,5 Persen

Senin 11 Mar 2019 12:54 WIB

Rep: Lida Puspaningtyas/ Red: Nidia Zuraya

Bank Syariah Mandiri

Bank Syariah Mandiri

Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Per akhir 2018, Mandiri Syariah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 67,75 triliun

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Mandiri Syariah fokus memperbaiki kualitas pembiayaan selama 2018 dan akan melanjutkannya pada tahun ini. Direktur Utama Mandiri Syariah, Toni EB Subari menyampaikan rasio pembiayaan bermasalah (NPF) turun menjadi 3,28 persen dari 4,53 persen yoy.

Baca Juga

Sementara NPF nett tercatat turun menjadi 1,56 persen dari 2,17 persen pada 2017. Toni mengatakan Perseroan akan terus memperbaiki kualitas dengan selektif pada penyaluran pembiayaan.

Menurutnya, ada lima sektor prioritas yang berdasar pada arah kebijakan pemerintah. "Infrastruktur kita akan tetap bergabung, kesehatan juga, tapi kita akan selektif terhadap target marketnya, tidak semua kita garap mengikuti perkembangan pemerintah saja," kata Toni dalam paparan kinerja 2018 Mandiri Syariah pada Senin (11/3).

Ia menambahkan tahun 2019, NPF ditargetkan turun menjadi 2,5 persen. Direktur Keuangan dan Strategi, Ade Cahyo Nugroho mengatakan dari sisi pembiayaan, sampai dengan akhir tahun 2018 Mandiri Syariah menyalurkan sebesar Rp 67,75 triliun.

Jumlah ini tumbuh 11,63 persen dibanding Rp 60,69 triliun pada akhir 2017. Pembiayaan segmen ritel mencatatkan pertumbuhan paling tinggi yakni tumbuh sebesar 15,49 persen dari semula Rp 34,59 triliun per akhir 2017 menjadi Rp 39,95 triliun per akhir 2018.

Sementara pembiayaan segmen wholesale (korporat dan komersial) tumbuh 6,5 persen yoy dari semula Rp 26,1 triliun pada akhir 2017 menjadi Rp 27,79 triliun pada akhir 2018. Pada tahun ini, segmen Ritel akan tetap menjadi fokus utama pembiayaan.

"Kita memang fokus di segmen ritel dan pertumbuhan selama 2018 ini sudah sesuai dengan strategi yang dicanangkan," kata Ade.

Berkat selektif pembiayaan, tambahnya, Mandiri Syariah bisa menekan NPF. Toni mengatakan tahun 2019 Mandiri Syariah akan tetap pada strategi seperti tahun ini dan memperbaiki dari sisi bisnis proses seperti pelayanan penyaluran pembiayaan yang lebih cepat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA