Minggu, 13 Syawwal 1440 / 16 Juni 2019

Minggu, 13 Syawwal 1440 / 16 Juni 2019

Karyawan Hafiz di BNI Syariah Diberi Insentif Tahunan

Selasa 25 Jul 2017 16:43 WIB

Rep: Fuji Pratiwi/ Red: Dwi Murdaningsih

Membaca Alquran (ilustrasi)

Membaca Alquran (ilustrasi)

Foto: Republika/Agung Supriyanto

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- BNI Syariah mengapresiasi karyawan hafiz Alquran dengan memberi insentif tahunan. Selain diharapkan jadi salah satu pendorong agar karyawan semangat mengamalkan ajaran Islam.

Plt Direktur Utama BNI Syariah Abdullah Firman Wibowo ingin BNI Syariah semakin berkah. Salah satunya dengan mengapresiasi kepada karyawan yang hafal Alquran dengan memberi insentif tahunan.

Direktur Operasional BNI Syariah Junaidi Hisom menjelaskan, program apresiasi karyawan hafidz Alquran ini ada karena BNI Syariah ingin perbankan syariah jadi lebih syar'i. BNI Syariah Ingin mendorong karyawan agar mengamalkan ajaran Islam.

''Kami ingin menghargai mereka yang belajar Alquran dengan lebih baik. Program ini mulai berjalan pada Mei 2017 dan insya Allah akan terus berjalan dan berlaku bagi seluruh karyawan,'' kata Junaidi usai paparan kinerja kuartal dua BNI Syariah di Kantor BNI Syariah, Selasa (25/7).

Insentif diberikan per tahun dan berjenjang sesuai banyaknya hafalan. Untuk hafidz lima juz BNI Syariah memberi insentif tahunan Rp 2,4 juta, insentif 10 Juz sebesar Rp 3,6 juta, insentif 15 juz sebesar Rp 6 juta, dan insentif 30 juz sebesar Rp 12 juta.

''Hafidz 30 juz ada 2 orang. Sepanjang para hafidz ini menjaga hafalan, mereka akan terus mendapat insentif. Tiap tahun insentif akan berusaha kami tingkatkan,'' ujar Juanidi.

Junaini mengatakan, respons karyawan terhadap program ini terbilang baik dan mereka senang. Sebab selain bekerja, mereka juga diberi apresiasi atas pengamalan ibadah.

Ke depan, BNI Syariah juga berencana memberi bonus Idul Adha. ''Kami ingin semua karyawan bisa berkurban, kami subsidi,'' kata Junaidi.

Selain itu, Juanidi juga sangat ingin gaji karyawan BNI Syariah tidak mengikuti standar UMP. Tapi mengikuti standar Islam yakni bisa membayar zakat dimana pendapatan setahun bisa setara sekitar 86 gram emas. ''Cita-cita kami ke sana,'' kata Junaidi.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA