Senin, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Senin, 11 Rabiul Awwal 1440 / 19 November 2018

Muamalat Raih The Fastest Growing Income Sharia Bank

Kamis 08 Nov 2018 22:32 WIB

Rep: Idealisa Masyrafina/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaedi memberikan sambutan pada acara Anugerah Syariah Republika di Jakarta, Kamis (8/11) malam.

Pemimpin Redaksi Republika Irfan Junaedi memberikan sambutan pada acara Anugerah Syariah Republika di Jakarta, Kamis (8/11) malam.

Foto: Republika/Prayogi
ASR 2018 ini merupakan apresiasi Republika terhadap industri keuangan syariah.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Muamalat meraih penghargaan The Fastest Growing Income Sharia Bank dalam Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018. Penghargaan tersebut diterima oleh Direktur Keuangan Bank Muamalat Hery Syafril. 

Menurut Hery, penghargaan ini sebagai bentuk dukungan kepada industri syariah. Bagi Muamalat, ini merupakan bukti dari kerja keras seluruh stakeholder.

"Alhamdulillah berkat kerjasama semua stakeholder bank yang memberikan dukungan penuh, kita bekerja keras bersama untuk membuat bank muamalat tetap menjadi pelopor industri syariah indonesia," ujar Hery dalam acara Anugerah Syariah Republika (ASR) 2018 di Jakarta, Kamis (8/11).

Selain Bank Muamalat, beberapa bank lain juga meraih penghargaan ASR 2018. Bank Syariah Mandiri (BSM) meraih penghargaan The Most Efficient Sharia Bank untuk bank BUKU 3, BRI Syariah meraih penghargaan The Most Innovative Sharia Bank untuk bank BUKU 2 dan BNI Syariah meraih penghargaan Best Sharia Bank untuk bank BUKU 2.

ASR 2018 ini merupakan apresiasi Republika terhadap industri keuangan syariah. Ajang tersebut bertujuan turut berpartisipasi dalam memajukan, mengembangkan, dan memeratakan aktivitas ekonomi Islam di Indonesia. 

Turut hadir dalam acara ini Ketua Dewan Syariah Nasional MUI KH Ma'ruf Amin, Menteri Agama Lukman Hakim Syarifudin, Menteri Perencanaan dan Pembangunan Nasional/ Kepala BAPPENAS Bambang Brodjonegoro, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Syafruddin, Menteri Pariwisata Arief Yahya, dan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES