Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Saturday, 20 Safar 1441 / 19 October 2019

Penangkar Padi Sambut Positif Varietas Nutri Zinc

Rabu 12 Jun 2019 19:01 WIB

Red: EH Ismail

Padi Inpari 32 yang dapat mencegah stunting

Padi Inpari 32 yang dapat mencegah stunting

Foto: Humas Kementan
Varietas ini baru ditemukan dan akan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan gizi.

REPUBLIKA.CO.ID, SUBANG -- Sejumlah penangkar di Kabupaten Subang, menyambut positif dengan dirilisnya varietas padi baru yakni Inpari IR Nutri Zinc. Apalagi, varietas ini digadang-gadang memiliki kandungan Zn lebih tinggi dibanding varietas lainnya. Serta, mampu menyaingi varietas Ciherang yang merupakan benih padi favorit para petani.

Ahmad Jaelani (59 tahun) penangkar bibit padi asal Desa Bojong Jaya, Kecamatan Pusakajaya, mengatakan, saat ini varietas Inpari Nutri Zinc sedang jadi pembahasan di kalangan penangkar padi. Alasannya, varietas ini kategorinya sangat baru. Tetapi, berdasarkan penelitian, varietas ini bisa mengalahkan Ciherang. Salah satu keunggulannya, kandungan zinc-nya cukup tinggi.

"Makanya, kami sangat penasaran dengan varietas ini," ujar Ahmad, kepada Republika saat ditemui di Kebun Percobaan Tanaman Padi Pusakanagara, Rabu (12/6).

photo
Peluncuran padi varietas Inpari 32 yang dapat mencegah stunting

Menurutnya, sejak belasan tahun terakhir, varietas yang jadi favorit penangkar maupun petani yaitu Ciherang. Sebab, Ciherang ini mudah ditanam serta rasa nasinya pulen. Akan tetapi, beberapa tahun terakhir, Ciherang mulai mengecewakan petani. Sebab, varietas ini sangat rentan terhadap hama penyakit.

Kemudian, petani beralih menggunakan varietas Inpari 32. Awalnya, positif. Namun, beberapa musim terakhir, varietas ini juga mengecewakan. Sehingga, petani kembali lagi menggunakan Ciherang.

Akan tetapi, saat ini keluar varietas baru yaitu Inpari IR Nutri Zinc. Kabarnya, varietas ini setara dengan Ciherang, mudah ditanam, dan tekstur nasinya juga pulen. 

Karena itu, penangkar yang memiliki lahan seluas 27 hektare ini, mendorong supaya bibit varietas Nutri Zinc ini segera tersedia. Supaya, bisa segera dikembangkan untuk dibudidayakan oleh petani.

"Semoga varietas ini, bisa diterima oleh petani dan bisa menggantikan Ciherang," ujar petani yang menangkar bibit padi sejak enam tahun silam ini.

Sementara itu, Koordinator Wilayah Subang dan Indramayu Balai Pengawasan dan  Sertifikasi Benih (BPSB) Provinsi Jabar, Taufik Effendi, mengatakan, saat ini respon petani dan penangkar terhadap varietas Inpari Nutri Zinc ini sangat positif. Bahkan, sudah banyak yang bertanya, kapan petani bisa segera mendapatkan benihnya.

"Kami langsung saja, ke Pak Kepala Balai Besar Padi, kapan itu varietas segera diperbanyak. Supaya, petani bisa secepatnya menanam varietas tersebut," ujar Taufik.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA