Thursday, 15 Zulqaidah 1440 / 18 July 2019

Thursday, 15 Zulqaidah 1440 / 18 July 2019

Mentan-Gubernur Jatim Gelar OP Bawang Putih di Pasar Porong

Kamis 23 May 2019 10:52 WIB

Red: EH Ismail

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) meninjau pedagang cabai saat operasi pasar murah bawang putih, di pasar baru Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (22/5/2019).

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman (kedua kiri) Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kanan) meninjau pedagang cabai saat operasi pasar murah bawang putih, di pasar baru Porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (22/5/2019).

Foto: Antara/Umarul Faruq
Pemerintah meminta Bulog menyerap hasil panen pertani.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar Porong Kabupaten Sidoarjo. Mereka menggelar operasi pasar (OP) bawang putih Rp 18.000 ribu per kg sebanyak 15 ton.

Amran menyebutkan dari hasil peninjauan pasar ini, stok pangan mencukupi kebutuhan hingga lebaran. Harganya pun stabil bahkan cenderung turun. Harga bawang putih sempat menempati Rp 50.000 per kg. Kini turun Rp 23.000 per kg di tingkat pengecer dan Rp 18.000 per kg di tingkat grosir. 

"Alhamdulillah hari ini kita lihat pasar bersama ibu gubernur, baru menjabat beberapa bulan harga pangan sudah stabil, bahkan harga cabai dan beras di bawah HPP. Harga beras pun di tingkat petani di bawah Rp 8.000 per kg, sehingga kami minta Bulog tingkatkan serapannya," demikian kata Amran saat meninjau pasar dan OP bawang putih.

Terkait harga cabai, kata Amran, pemerintah meminta Bulog menyerap hasil panen pertani. sehingga harga minimalnya Rp 8.000 per kg bahkan impor cabai kering disetop. Dengan demikian, petani dapat menikmati keuntungan dan terus bergairah untuk menanam cabai.

Kementan meminta Bulog dan Pemprov Jawa Timur sudah meminta para bupati untuk membeli langsung cabai segar yang diproduksi petani. Kelebihan pasokan cabai disebabkan produksi melimpah.

Yang patut dicatat dalam perkembangan harga pangan saat ini yakni harga bawang putih berada di bawah target yakni Rp 23.000 per kg. Adapun harga dulu ditargetkan turun Rp 25.000 per kg. Bahkan harga bawang putih yang dijual BUMD Puspa Agro milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur hanya Rp 18.000 per kg.

"Ini terjadi karena kami memberikan ruang kepada BUMD melakukan impor langsung, sehingga bisa menstabilkan harga di daerah masing-masing. Jadi tidak perlu ke Jakarta dulu, baru ke Jawa Timur. Harga transportasi efisien, sehingga harga di pasar menjadi normal," terangnya.

Stok pangan mencukupi kebutuhan

photo

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman (ketiga kiri) menyaksikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan) melayani warga membeli bawang putih saat operasi pasar murah bawang putih di pasar baru porong, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (22/5/2019).

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menegaskan stok bahan pangan menjelang dan hingga Lebaran sangat aman dan cukup. Baik itu beras, gula, daging ayam, daging sapi, telur minyak goreng, cabai, bawang merah, bawang putih dan komoditas lainnya. 

Pihaknya sudah meninjau pasar di Madiun yang menjadi titik pantau BPS. Ada 25 pasar dari 8 kabupaten-kota yang menjadi titik pantau tersebut. Pihaknya secara rutin mengawasi lokasi itu.

"Lihat saja harga telur sebelum Ramadhan Rp 23.000 per kg, hari ini Rp 19.000 per kg, daging ayam dari Rp 34.000 menjadi Rp 32.000 per kg, cabai kita hanya Rp 5.000 per kg," sambung Khofifah.

Menurutnya, anjloknya harga cabai ini disebabkan karena over supply. Luas tanam cabai biasanya 2.700 hektar, tapi hari ini ada 5.000 hektar sehingga produksi melimpah. Oleh karena itu, agar harga cabai menguntungkan petani, pemerintah meminta para pelaku usaha yang menggunakan bahan baku cabai, untuk tidak memakai cabai kering impor. 

Adapun harga komoditas pangan di pasar Porong Kabupaten Sidoarjo, seperti beras medium Rp 8.600 per kg, daging ayam Rp 32.000 ribu per kg, telur ayam Rp 19.000 per kg, gula pasir Rp 12.000 per kg, cabai merah keriting Rp 25.000 per kg, cabai merah biasa Rp 28.000 per kg, cabai rawit hijau Rp 18.000 per kg, cabai rawit Rp 5.000 per kg dan bawang merang Rp 21.000 per kg. Pasokan semua komoditas ini hingga pasca Lebaran tersedia aman.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA