Tuesday, 16 Ramadhan 1440 / 21 May 2019

Tuesday, 16 Ramadhan 1440 / 21 May 2019

Generasi Millenial Menjadi Kunci Kemajuan Pertanian

Jumat 19 Apr 2019 13:45 WIB

Red: EH Ismail

Acara promosi pertanian untuk generasi millenial

Acara promosi pertanian untuk generasi millenial

Foto: Humas Kementan
Kegiatan MIA akan mengundang lebih banyak pengusaha agribisnis muda.

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR — Generasi muda saat ini menjadi penentu kemajuan pertanian di masa depan. Sebab mereka mempunyai inovasi dan gagasan kreatif yang sangat bermanfaat bagi kelangsungan pertanian.

Hal itu diutarakan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian RI [BPPSDMP] Momon Rusmono dalam acara 1st Millenial Indonesian Agropreneurs (MIA) di Botani Square Mall Bogor Jawa Barat pada Jumat (19/4).

Acara itu digelar selama empat hari pada 18 - 21 April. Harapannya, acara itu akan berkelanjutan dan tahun depan berlangsung dalam skala lebih besar, khususnya peserta dari kalangan agribisnis milenial.

Pihaknya mengapresiasi Kepala Pusdiktan atas keberaniannya mengadakan gebrakan untuk menyelenggarakan 1st Millenial Indonesian Agropreneurs. Sebab ada kesadaran tentang visi dan misi BPPSDMP bahwa kunci sukses pembangunan pertanian menuju lumbung pangan dunia 2045 adalah pengembangan SDM profesional.

“Mereka harus siap berkompetisi menghadapi perkembangan dan tantangan di luar," kata Momon Rusmono saat membuka MIA 2019 di Bogor, Jumat (19/4).

Kegiatan MIA akan mengundang lebih banyak pengusaha agribisnis muda khususnya ´alumnus sukses´ dari program Penumbuhan Wirausahawan Muda Pertanian [PWMP] sehingga dapat memikat perhatian kaum muda untuk mengenal dan mengetahui potensi sektor pertanian sebagai peluang bisnis dan kesempatan kerja dari pameran produk hasil pertanian dan produk olahannya di MIA 2019.

"Eksibisi MIA 2019 di Botani Square Mall di Bogor diharapkan membuka mata publik khususnya generasi milenial untuk mengembangkan potensi bisnis dan kesempatan kerja di sektor pertanian, khususnya pengembangan PWMP oleh generasi muda," kata Momon Rusmono dalam sambutannya.

Menurutnya, Kementan khususnya BPPSDMP menyadari peran kalangan milenial sebagai generasi yang akan bertanggung jawab pada masa depan pertanian Indonesia, sekaligus mendukung Presiden RI Joko Widodo yang menetapkan 2019 - 2014 sebagai tahun pengembangan SDM.

Kepala Pusdiktan Idha WA mengatakan agenda kegiatan MIA yang didukung 30 both dari para pelaku PWMP sukses yang ditata menarik berdasarkan produknya seperti Agro Mekanika Zone (alat, mesin dan contoh hasil proses olahan pangan), Coffee plus Zone (aneka produk perkebunan, hortikultura dan lainnya), hingga Momo plus Zone (aneka produk hasil unggas daging dan telur).

Kegiatan MIA yang berlangsung empat hari, 18 - 21 April 2019, memberi peluang bagi kalangan milenial mengetahui ide dan peluang bisnis serta peluang kerja melalui Millenial Talkshow, Millenial Vlog, Cooking Specialty, MIA Awards, Millenial Meet Bussiness, Millenial Innova tentang bimbingan teknis aneka kopi dan penyeduh kopi atau barista), Music Creative dan Millenial Debate.

"Banyak kegiatan menarik yang digelar MIA 2019, akan hadir beberapa pembicara utama seperti politisi muda Wanda Hamidah dan pendiri Bukalapak, Achmad Zaky, Teddy K Somantri pendiri Kopi Javanero, dan Rici Solihin, salah satu duta petani muda," kata Idha WA yang akrab disapa Santi.

 

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA