Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Komoditas Pertanian Ilegal Dimusnahkan di Bandara Tangerang

Senin 25 Mar 2019 08:40 WIB

Rep: alkhaledi kurnialam/ Red: Dwi Murdaningsih

Petugas Karantina Manado lakukan tindakan karantina terhadap komoditas ekspor produk pertanian

Petugas Karantina Manado lakukan tindakan karantina terhadap komoditas ekspor produk pertanian

Komoditas berasal dari terminal kedatangan internasional.

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Bandara Soekarno-Hatta memusnahkan sejumlah komoditas pertanian yang masuk ke wilayah Indonesia. Pemusnahan dilaksanakan dengan cara dibakar menggunakan mesin Incinerator di Bandara Soekarno-Hatta Tangerang. Produk yang dimusnahkan diantaranya adalah daging, telur, sosis dan produk olahan lainnya dengan berat mencapai 182,22 kg dan 24 butir.

Komuditas pertanian yang dimusnahkan kali ini merupakan hasil sitaan BBKP pada Maret ini. Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil Harahap menuturkan, komoditas pertanian yang dimusnahkan disebabkan berbagai alasan. Mulai dari dilarang masuknya hingga tidak dilengkapi dengan persyaratan administrasi perkarantinaan sesuai dengan persyaratan dalam Undang-undang No 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan.

"Diantara yang dimusnahkan kali ini adalah Benih sayuran, bibit pisang, bibit jahe dan bermacam-macam sayuran dengan berat keseluruhan 78,015 Kg, 595 batang dan 162 kemasan dari produk hasil tanaman," ujar Jamil, Ahad (24/3).

Jamil menjelaskan, bandara sebagai tempat masuk yang terbanyak baik dari sisi jumlah dan jenis produk. Sehingga, kata dia, sangat diperlukan strategi dalam melakukan pengawasan dan koordinasi dengan instansi terkait di Bandara Soekarno-Hatta.

"Penguatan sistem perkarantinaan dalam era milenial ini menjadi hal yang mutlak dilakukan oleh petugas karantina untuk senantiasa menjaga kelestarian sumber daya alam hayati Indonesia agar selalu lestari dan tercegah dari masuknya Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) dan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK)," ucap Jamil.

Sementara, Kepala BBKP Bandara Soetta Imam Djajadi menuturkan, komoditas yang dimusnahkan pada saat ini adalah hasil dari 50 kasus tangkapan di terminal kedatangan internasional.

"Kita berharap kesadaran dan peran serta dari masyarakat khususnya untuk masyarakat yang baru pulang dari luar negeri untuk lebih peduli ketika membawa barang khususnya komoditas pertanian baik produk hewan maupun produk tumbuhan dengan memastikan bahwa barang-barang yang dibawa itu sehat dan selalu dilaporkan kepada petugas karantina di Bandara Soetta," kata Imam.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA