Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Friday, 14 Sya'ban 1440 / 19 April 2019

Harga Gula Pasir di Pasar Tradisional di Kab Bandung Naik

Jumat 15 Mar 2019 10:48 WIB

Rep: Muhammad Fauzi Ridwan/ Red: Esthi Maharani

Pedagang beras di Pasar Soreang

Pedagang beras di Pasar Soreang

Foto: Republika/Fauzi Ridwan
Harga gula, beras, dan telur mulai merangkak jelang Ramadhan

REPUBLIKA.CO.ID, SOREANG - Harga gula pasir di pasar tradisional Soreang, Kabupaten Bandung mengalami kenaikan. Barkah (24), salah seorang pedagang bahan pokok di Pasar Soreang mengaku saat ini membeli gula pasir seberat 50 kg dengan harga Rp 510.000 dari pasar Induk. Padahal, biasanya, ia membeli bahan pokok tersebut sebesar Rp 485.000.

"Saya jual ke konsumen sekarang Rp 12.500 hingga Rp 13.000 perkilogram. Biasanya Rp 11.000," ujarnya saat ditemui di pasar tradisional Soreang, Kabupaten Bandung, Jumat (15/3).

Menurutnya, penyebab kenaikan harga ditengarai karena jelang puasa Ramadhan. Tak hanya gula, beras dan telur pun mengalami kenaikan meski tidak signifikan.

"Harga beras ada yang naik. Jenis beras Jember, dari Rp 10.500 perkilogram menjadi Rp 10.700 perkilogram," katanya.

Sementara Aldi (19), pedagang telur mengungkapkan harga telur satu pekan terakhir mengalami kenaikan dengan harga Rp 21.500 perkilogram.

"Sekarang turun dan relatif normal. Tapi tiga minggu ke depan kata penyalur kemungkinan harga naik. Kemungkinan karena mau puasa," katanya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA