Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

Sunday, 9 Zulqaidah 1439 / 22 July 2018

Kementan: Harga Bahan Pokok di Jakarta Masih Stabil

Rabu 20 June 2018 06:10 WIB

Rep: Binti Sholikah/ Red: Nidia Zuraya

bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional

bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional

Foto: Musiron/Republika
Hingga H+4 Lebaran beberapa komoditas terpantau mulai terjadi penurunan harga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Pertanian (Kementan) menyatakan harga kebutuhan bahan pangan relatif stabil sepanjang Ramadhan, Lebaran hingga pascalebaran tahun ini. Hingga H+4 Lebaran beberapa komoditas terpantau mulai terjadi penurunan harga.

Kepala Pusat Distribusi dan Cadangan Pangan, Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Riwantoro, mengatakan, stabilitas harga masih terjaga. Hal tersebut berdasarkan pantauan petugas di pasar-pasar tradisional wilayah DKI Jakarta dari hari ke hari.

"Kami simpulkan hingga H+4 Lebaran harga bahan pangan terutama pada pasar-pasar di Ibukota, terpantau stabil," kata Riwantoro melalui siaran pers, Selasa (19/6).

Dia menjelaskan stabilitas harga bahan pokok relatif terjaga karena stok di level petani dan produsen juga aman. Apalagi pascalebaran H+4 ini pasokan pangan dari produsen sudah mulai lancar memenuhi kebutuhan di Ibukota.

“Petani dan pedagang sudah aktif. Artinya pasokan pangan pokok sudah mulai bertambah, tentunya harga bergerak normal,” ujarnya.

Petugas Kementan telah melakukan pantauan harga bahan pangan pada sejumlah pasar tradisional di lima wilayah Propinsi DKI Jakarta hingga 18 Juni 2018. Hasilnya, beberapa harga bahan pangan terpantau stabil. Misalnya, beras dari beberapa jenis, macam-macam cabai, Bawang Merah, Ayam Potong Ras dan Telur Ayam Ras.

Beras premium di pasar Metro Atom, Jembatan Lima, Lenteng Agung dan Kalibaru harganya sekitar Rp 10.739 sampai Rp 11.772 per kilogram. Pada pasar-pasar yang tidak disebutkan pun harganya terpantau turun dan stabil.

“Tak hanya itu, telur Ayam Ras juga masih stabil Rp 24 ribu per kilogram. Ayam Broiler atau Ras rata-rata Rp 37 ribu per kilogram, masih stabil,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Kementan, Yasid Taufik mengungkapkan dari hasil pantauan petugas, harga cabai Rawit Merah di Pasar Grogol, Pal Meriam, Cijantung, Gondangdia, Pesanggrahan, Tebet Barat, dan pasar Rumput rata-rata Rp 40 ribu per kilogram.

Bahkan di pasar Senen Blok III - VI harganya turun Rp 5.000 per kilogram dan stabil di pasar lainnya. Pada pasar Senen Blok III-IV harga bawang merah terpantau stabil, berkisar Rp 28 ribu hingga Rp 35 ribu per kilogram, sedangkan bawang Putih Rp 33.162 per kilogram.

Yasid merinci, penurunan harga terjadi pada sejumlah bahan pangan seperti Beras IR III (IR 64) menjadi rata-rata Rp 9.428 per kilogram. Beras Muncul I rata-rata Rp 12.289 per kilogram, Beras IR 42/Pera turun rata-rata menjadi Rp 12.212 per kilogram dan Tepung terigu turun menjadi Rp 7.662 per kilogram.

Daging sapi has (paha belakang) turun Rp 641 per kilogram menjadi rata-rata Rp 127.307 per kilogram. Daging sapi murni (semur) di harga Rp 121.410 per kilogram, turun Rp 1.089 per kilogram.

Sementara komoditas yang tidak mengalami pergerakan harga atau stabil, antara lain, Beras Setra I/Premium tetap di harga Rp 12.489 per kilogram dan gula pasir stabil di harga Rp 12.976 per kilogram.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA