Jumat, 7 Zulqaidah 1439 / 20 Juli 2018

Jumat, 7 Zulqaidah 1439 / 20 Juli 2018

Pemerintah Serahkan Lapangan Sukowati ke Pertamina EP

Jumat 06 Juli 2018 09:08 WIB

Red: Nidia Zuraya

Pertamina EP

Pertamina EP

Produksi Lapangan Sukowati tahun ini ditargetkan mencapai lebih dari 7.000 BOPD

REPUBLIKA.CO.ID, BOJONEGORO -- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) mengumumkan lapangan Sukowati di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, tidak lagi dikelola Join Operating Body (JOB) Pertamina-Petrochina East Java (PPEJ). Selanjutnya ladang migas tersebut akan dikelola Pertamina EP Asset 4 Sukowati Field.

"PT Pertamina EP Asset 4  Sukowati Field tidak seperti JOB PPEJ yang hanya memiliki wilayah kerja pertambangan hanya di Lapangan Sukowati (Bojonegoro)," kata Kepala Departemen Humas SKK Migas Jabanusa Doni Ariyantho di Bojonegoro, Jumat (6/7).

Ia menyatakan pengumuman pengelolaan lapangan minyak Sukowati itu disampaikan kepada jajaran Muspika Kecamatan Kapas, Kepala Desa Campurejo, dan Sambiroto, yang masuk ring I lapangan Sukowati juga berbagai elemen masyarakat dalam silahturahim sehari lalu.

Menurut dia, mulai 20 Mei 2018 operator di lapangan Sukowati bukan lagi dikelola JOB PPEJ melainkan oleh PT Pertamina EP. "Dukungan dari masyarakat sangat diharapkan agar Pertamina EP bisa memproduksikan dan mendapatkan minyak dengan hasil yang sesuai target," ujarnya.

Sementara itu, Sukowati Field Manager PT Pertamina Asset 4 Field Sukowati Heri Aminanto juga mengharapkan dukungan dari Muspika Kapas, juga pemerintah desa (pemdes) agar PT Pertamina Asset 4 "Field" Sukowati sebagai operator baru bisa menjalankan operasi dengan lancar.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan bahwa Pertamina EP membuka peluang tenaga kerja lokal, dengan beberapa syarat di antaranya memiliki sertifikat yang keluar dari badan resmi, SKCK, medical check bebas narkoba, sehat jasmani, dengan batas usia maksimal 56 tahun.

Sesuai rencana PT Pertamina EP, beberapa strategi mengoptimalkan produksi di Lapangan Sukowati, diantaranya rencana pengeboran, perbaikan sarana produksi PPEJ dan target produksi hingga Desember 2018 mencapai lebih dari 7.000 barel minyak per hari (BOPD).

Masa kontrak pengelolaan lapangan Sukowati oleh JOB PPEJ telah habis  28 Februari 2018 kemudian diperpanjang sementara selama 6 bulan. Mengacu kepada keputusan Menteri ESDM Nomor 2800/13/MEM.M/2018 tanggal 17 Mei 2018, status pengelolaan Lapangan Unitisasi Sukowati akhirnya dialihkan kepada Pertamina EP.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA