Sabtu, 9 Syawwal 1439 / 23 Juni 2018

Sabtu, 9 Syawwal 1439 / 23 Juni 2018

Menteri ESDM: Penambahan Kuota Premium akan Ditinjau Ulang

Jumat 08 Juni 2018 05:30 WIB

Red: Nidia Zuraya

Ignasius Jonan

Ignasius Jonan

Foto: Republika/ Wihdan
Pemerintah saat ini terus menambah pasokan Premium ke SPBU di Jawa, Madura dan Bali

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan pemerintah akan mengevaluasi pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium. Menurutnya, evaluasi akan dilakukan jika memang permintaan masyarakat sangat rendah.

"Saya ingin test yang beli Premium dan Pertalite lebih banyak mana. Tapi dari sepintas memang banyak yang beli Pertalite khususnya pengendara sepeda motor," kata Jonan kepada pers di Yogyakarta, Kamis (7/6).

Menurut Jonan, pemerintah saat ini terus menambah pasokan Premium ke SPBU di Jawa, Madura dan Bali dari berjumlah 571 SPBU menjadi 1.519 SPBU dan nanti di 2.90 SPBU. Dikatakan Menteri Jonan, pemerintah siap memasok premium dalam jumlah banyak kalau memang masyarakat membutuhkan.

"Tapi kalau ternyata peminatnya sangat rendah akan kita evaluasi. Setidaknya sampai akhir bulan ini akan dievaluasi," kata Jonan.

Jonan masih terus memantau pembelian premium di seluruh daerah apakah peminatnya banyak atau sangat rendah. "Kita akan sediakan premium. Kalau premium hilang, nanti jadi ramai," kata dia.

Dia menegaskan jika animo masyarakat terhadap premium sangat tinggi maka pemerintah siap memenuhi kebutuhan, tapi sebaliknya kalau animo sangat rendah akan dievaluasi. "Setiap hari dan setiap SPBU dipasok 8.000 liter premium," katanya.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan BPH Migas siap memastikan pasokan premium sesuai penugasan pemerintah. "Kalau memang permintaan premium sedikit tentu kita juga akan evaluasi seperti disampaikan Menteri ESDM," katanya.

Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Mas'ud Khamid mengatakan dalam mengantisipasi mudik dan balik Lebaran 2018 akan meningkatkan pasokan premium ke sejumlah SPBU. Secara nasional ada tambahan premium sebesar 25 persen, khusus untuk Jawa Tengah tambahan 30-35 persen.

Pertamina juga menyediakan premium di jalan tol fungsional dengan menyediakan BBM Kios, Kantong BBM, dan 300 motor keliling yang jual kemasan premium.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES