Sabtu, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Sabtu, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Soal BBM, Presiden Masih Tunggu Rumusan KEN

Selasa 02 Apr 2013 19:25 WIB

Rep: Esthi Maharani/ Red: Ajeng Ritzki Pitakasari

Pembatasan BBM Bersubsidi. Angkutan peti kemas mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU

Pembatasan BBM Bersubsidi. Angkutan peti kemas mengisi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU

Foto: REPUBLIKA/WIHDAN

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA–Presiden Susilo Bambang Yudhoyono masih menunggu rumusan Komite Ekonomi Nasional (KEN) terkait BBM. Belum ada keputusan resmi terkait persoalan tersebut, apakah menaikan atau menggunakan solusi lain.

Juru bicara presiden, Julian Aldrin Pasha mengatakan KEN diberi waktu hingga Kamis (4/4) untuk merumuskan solusi terbaik BBM bersubsidi sebagai bahan pertimbangan bagi pemerintah untuk mengambil keputusan.

Selain kepada Ketua KEN Chairul Tanjung, Presiden SBY juga telah membebankan tugas perumusan ini kepada Menko Perekonomian Hatta Rajasa, Menteri ESDM Jero Wacik, dan Menkeu Agus Martowardoyo.

“Hasil rumusan tersebut akan dilaporkan kepada Presiden SBY sebagai  kebijakan dasar agar subsidi BBM benar-benar tersalurkan untuk program pengentasan rakyat miskin,” kata Julian, Selasa (2/4).

Ia mengatakan pemerintah pada dasarnya bertekad mengendalikan subsidi BBM karena telah membawa komplikasi persoalan.

Opsi  yang akan diambil, lanjut Julian, adalah pilihan yang memberikan dampak paling kecil pada aspek sosial dan ekonomi masyarakat.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA