Rabu, 16 Muharram 1440 / 26 September 2018

Rabu, 16 Muharram 1440 / 26 September 2018

Jokowi Instruksikan Proyek Strategis Nasional Dikawal Ketat

Rabu 02 Agustus 2017 15:37 WIB

Rep: Dessy SuciatiSaputri/ Red: Bayu Hermawan

Presiden Joko Widodo (kiri), Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono saat memantau perkembangan pembangunan jalan Trans Sumatra ruas tol Pekanbaru-Dumai, Juli 2017.

Presiden Joko Widodo (kiri), Menteri BUMN Rini Soemarno, dan Menteri PUPR Basuki Hadimoeljono saat memantau perkembangan pembangunan jalan Trans Sumatra ruas tol Pekanbaru-Dumai, Juli 2017.

Foto: Youtube/Presiden Joko Widodo

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Presiden JokoWidodo (Jokowi) menegaskan proyek strategis nasional (PSN) yang dilakukan pemerintah harus memberikan dampak bagi masyarakat, baik bagi pertumbuhan ekonomi daerah maupun percepatan pembangunan. Karena itu, Jokowi menginstruksikan agar implementasi proyek ini di lapangan dikawal dengan ketat.

"Program strategis nasional ini sangat penting untuk mendorong percepatan pembangunan ekonomi diprovinsi Sumatera Barat dan sekitarnya sehingga implementasinya harus betul-betul dikawal di lapangan. Dan nantinya pemanfaatannya juga betul-betul optimal bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan rakyat," kata presiden saat membuka rapat terbatas evaluasi pelaksanaan proyek strategis nasional dan program prioritas di Provinsi Sumatra Barat di Kantor Presiden,Jakarta, Rabu (2/8).

Selain itu, Jokowi juga kembali menekankan, PSN harus dapat mendorong penurunan angka pengangguran serta menekan ketimpangan dan mengurangi kemiskinan. Dalam ratasini, ia meminta agar berbagai program prioritas baik yang menggunakan anggaran pemerintah pusat maupun daerah harus kembali dievaluasi. Sehingga dapat menurunkan angka pengangguran di Sumbar yang masih tercatat mencapai 5,8persen.

"Dilihat lagi sejauh mana implementasi program-program tersebut bisa menyentuh 6,87 persen penduduk pra-sejahtera, pendudik miskin di Sumatera Barat," ujarnya.

Presiden pun meminta Gubernur Sumatera Barat agar melaporkan perkembangan proyek strategis nasional di daerahnya, termasuk proyek jalan tol Bukittinggi, Padang Panjang,Lubuk Alung Padang, serta jalan tol Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh-Bukittinggiyang sepanjang 185 km.

"Kalau yang di Pekanbaru sudah dimulai kemarin Pekanbaru-Dumai, ini saya nanti mohon dijelaskan," ucapnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES

In Picture: Peselam Wanita di Saudi Arabia

Selasa , 25 September 2018, 22:23 WIB