Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tuesday, 22 Rabiul Awwal 1441 / 19 November 2019

Tarif Listrik dan BBM Naik, Warga Bogor Diimbau Berhemat

Senin 09 Jan 2017 09:51 WIB

Rep: Santi Sopia/ Red: Ani Nursalikah

BBM Naik.  (ilustrasi)

BBM Naik. (ilustrasi)

Foto: Mardiyah

REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Sejumlah kebutuhan dasar, seperti Tarif Dasar Listrik (TDL), Bahan Bakar Minyak (BBM) dan biaya kepengurusan surat-surat kendaraan mengalami kenaikan di awal tahun 2017. Wakil Wali Kota Bogor Usmar Hariman berharap kenaikan itu dapat disikapi masyarakat dengan bijak, lebih berhemat dalam menggunakan listrik dan BBM.

"Dengan naiknya TDL per 1 Januari lalu juga kenaikan harga BBM, maka sebaiknya masyarakat bisa lebih berhemat lagi. Jika memang tidak diperlukan, baik itu lampu-lampu penerangan di rumah dan peralatan elektronik lainnya lebih baik dimatikan," kata Usmar.

Dampak kenaikan TDL dapat dirasakan oleh sekitar 81 ribu kepala keluarga yang kapasitas listriknya berada di bawah 900 VA sebab PLN kini mencabut subsidinya. Usmar menilai, kondisi itu pasti akan mempengaruhi daya beli dan ekonomi masyarakat.

 Usmar mengatakan Pemkot Bogor akan mempelajari dan menganalisa dampak sosial kenaikan harga-harga tersebut.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA