Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Kelompok Tani Bandar Lampung Dapat Bantuan Alat Pertanian

Kamis 31 Mar 2016 08:58 WIB

Red: Teguh Firmansyah

Almuzammil Yusuf

Almuzammil Yusuf

Foto: Antara/Deni

REPUBLIKA.CO.ID, BANDAR LAMPUNG --  Kelompok tani Harapan Baru I di Kampung Citi’is, Kelurahan Batu Putu, Teluk Betung Barat, mendapat bantuan alat pertanian, Rabu (30/3).

Bantuan yang diserahkan terdiri dari 1 unit pengolah pupuk organik (uppo), 1 unit motor roda tiga, 1 buah kandang sapi komunal beserta 10 ekor sapi, rumah kompos, dan cadangan pakan awal untuk sapi.

Dalam sambutannya Anggota DPR RI dari Fraksi PKS  Al Muzzammil Yusuf mengatakan, peralatan ini merupakan bantuan dari kementerian pertanian yang diserahkan melalui anggota DPR RI. Anggota dewan menyerahkan kepada kelompok tani di daerah pemilihan masing-masing.

Muzzamil mengatakan ada sekitar 500 alat pertanian yang dibagikan oleh kementerian pertanian. Sebanyak 500 alat pertanian ini kemudian disebar ke berbagai tempat di Lampung. Muzzammil berharap dengan bantuan ini para kelompok tani di Bandar Lampung bisa maju.

Baca juga, Akademisi: Pertanian Indonesia Sarat Unsur Budaya.

“Saya sudah melihat sendiri langsung contoh petani yang berhasil setelah dibantu program kementerian pertanian. Di Lampung Selatan, bantuan 100 ekor kambing yang saya serahkan kepada kelompok tani sana berhasil 100 persen, semua kambingnya beranak. Begitu juga kelompo tani yang di Tanggamus, berhasil mengembangkan produksi pupuk organik, sekarang mereka kewalahan memenuhi permintaan konsumen,” ujar Muzzammil.

Kepala Dinas Pertanian, Peternakan, Perkebunan dan Kehutanan Kota Bandar Lampung Agustini dalam sambutannya mengatakan, sangat berterimakasih atas bantuan Muzzammil Yusuf dalam mendatangkan alat uppo.
Agustini menambahkan, Uppo merupakan solusi bagi petani untuk medapatkan pupuk selain pupuk pabrik.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA