Friday, 5 Rajab 1444 / 27 January 2023

Erick Thohir Dinilai Berperan Penting dalam Pemulihan Ekonomi Pascapandemi

Kamis 01 Dec 2022 09:31 WIB

Rep: Muhammad Nursyamsi/ Red: Gita Amanda

Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) berbincang dengan salah satu peserta vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan (ilustrasi). Erick dinilai berperan pentiing dalam pemulihan pascapandemi.

Menteri BUMN Erick Thohir (kiri) berbincang dengan salah satu peserta vaksinasi COVID-19 untuk tenaga kesehatan (ilustrasi). Erick dinilai berperan pentiing dalam pemulihan pascapandemi.

Foto: ANTARA/Dhemas Reviyanto
Erick Thohir menjadi salah satu pihak yang memiliki peran besar menangani pandemi

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM), Bahlil Lahadalia menyebut Menteri BUMN Erick Thohir berperan penting dalam pemulihan ekonomi Indonesia di saat masa pandemi Covid-19. Hal itu dikatakan Bahlil saat seminar nasional bertajuk "Investasi Masa Depan Kepemimpinan Nasional" di Kampus UPH, Tangerang, Selasa (29/11/2022).

Dalam paparan, Bahlil menyebut kondisi ekonomi dunia saat ini memang tengah bergejolak. Jika diibaratkan olah raga tinju, kondisi ekonomi Indonesia kini sedang babak belur.

Baca Juga

Menurut Bahlil, awal mula persoalan perekonomian global dimulai dari perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok pada 2016 hingga 2018. "Perang ini belum selesai, muncul masalah baru, yaitu pandemi Covid-19. Hampir semua negara kena. Dalam kondisi ini, fokus dunia hanya dua, yaitu penanganan pandemi dan pemulihan ekonomi," jelasnya.

Untuk itu, Bahlil juga mengapresiasi dan menyebut bahwa Erick Thohir menjadi salah satu pihak yang memiliki peran besar dalam penanganan pandemi Covid-19. "Erick Thohir ini sudah bolak-balik mencari vaksin ke Eropa dan Tiongkok. Mungkin dia sudah kena Covid-19 duluan waktu itu, tetapi tidak jujur, karena tokoh di balik kesuksesan vaksinasi Covid-19 Indonesia, salah satunya adalah Erick Thohir," ujarnya.

Pandemi belum usai, perang Rusia dan Ukraina pun bergejolak. Bahlil mengatakan, semua negara terkena imbas isu geopolitik ini, tidak terkecuali Indonesia. "Sebagai contoh, gandum itu kita impor. Hal ini sudah disampaikan, ya Pak Erick? Nah, pemimpin masa depan juga harus tahu bagian ini. Cocok untuk disampaikan. Erick Thohir ini adalah anak muda, wajahnya juga belum keriput. Cocok untuk ciri-ciri yang disampaikan Pak Jokowi sebagai pemimpin masa depan," gurau Bahlil.

Sontak perkataan Bahlil tersebut mengundang tepuk tangan seluruh peserta seminar. "Lho, ini kan ciri-ciri. Jadi tidak salah, ya?" kata Bahlil.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA