Tuesday, 13 Rabiul Awwal 1443 / 19 October 2021

Tuesday, 13 Rabiul Awwal 1443 / 19 October 2021

Pandemi Saat Tepat Milenial Beli Rumah

Jumat 17 Sep 2021 08:09 WIB

Rep: Rahayu Subekti/ Red: Friska Yolandha

Rumah kompak dengan dua fasad. Pada saat pandemi ini menjadi waktu yang tepat bagi milenial untuk membeli rumah.

Rumah kompak dengan dua fasad. Pada saat pandemi ini menjadi waktu yang tepat bagi milenial untuk membeli rumah.

Foto: istimewa
Konsumen yang ingin membeli rumah tetap harus selektif dan hati-hati.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Salah satu pengembang rumah yakni PT Sedaya Indah Selaras (SIS) sedang gencar-gencarnya dalam mengembangkan rumah bergaya milenial yang dibidik untuk pasar anak muda di Jabodetabek. Direktur Sedaya Indah Selaras Abdullah Afief mengatakan, pada saat pandemi ini menjadi waktu yang tepat bagi milenial untuk membeli rumah.

Arief mengatakan saat ini di bursa properti banyak pengembang rumah kelas sedang namun terpercaya. “Beragam ukuran tersedia dari tipe 37, 42, 48 hingga tipe 55 pun tersedia, dengan tawaran banderol mulai dari Rp 300 jutaan sampai Rp 700 jutaan,” kata Arief dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (17/9).

Begitu juga soal desain, Arief menuturkan tidak kalah menarik dibanding pengembang-pengembang rumah kelas besar. Dia mengatakan, pengembang kelas sedang memiliki Selera yang bagus dengan tampilan moderen.

Dia mengungkapkan setelah sukses mengembangkan enam klaster yang tersebar di Selatan Jakarta seperti beberapa diantaranya Puri Laras 1 dan 2, Grand Puri Laras, hingga Pamulang Green Residence, SIS akan terus melakukan inovasi. Salah satunya yakni Arco Green Park di Citayam, Kabupaten Bogor.

Arief menuturkan, klaster ketujuh tersebut difokuskan untuk konsumen milenial atau keluarga muda di Jabodetabek yang ingin memiliki rumah terjangkau. “Sejak awal berbisnis di properti dan bangun perumahan, konsepnya selalu berusaha menawarkan kemudahan memiliki produk hunian lewat harga yang terjangkau, desain modern, kontemporer atau minimalis tapi modis, lokasinya juga strategis,” ungkap Arief.

Arief menyebut harga rumah di klaster tersebut juga berkisar Rp 300 jutaan hingga Rp 700 jutaan. Masing-masing memiliki luas tanah dan bangunan berdesain kontemporer.

PT SIS juga memberikan penawaran menarik di antaranya BPHTB, AJB, BBN SHM dan lainnya. Dia menuturkan, Arco Green Park bekerja sama dengan multi bank nasional di Indonesia menyediakan fasilitas kredit atau KPR dari dengan suku bunga rendah dan masa cicilan atau tenor yang diberikan bank juga cukup panjang.

“Maksimal bisa 20 hingga 25 tahun ditentukan sesuai umur konsumen saat melakukan transaksi pembelian secara KPR,” tutur Arief.

General Manager PT SIS Ary Nugraha menambahkan, terkait DP juga diberi kemudahan hanya 5 persen dari harga kredit. Sementara bagi yang ingin booking, SIS hanya menetapkan sebesar Rp 2,5 juta di luar price list.

“Intinya, sekarang buat generasi milenial yang pengen beli rumah gampang banget. Meski gaji hanya Rp 7 juta. Toh, cicilan perbulan hanya Rp 3 jutaan,” tutur Ary.

Meskipun begitu, Ary menyarankan konsumen yang ingin membeli rumah di masa pandemi Covid-19 juga harus selektif dan hati-hati. Ary menegaskan, jangan sampai tergiur DP murah dan cicilan ringan namun berakibat buruk pada akhirnya.

“Misal, proyek tidak jelas atau malah tak ada, pengembang tak profesional hanya ngumpulin DP lalu kabur, timeline pembangunan molor tidak karuan dan lainnya,” ungkap Ary.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA