Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

Wednesday, 14 Zulqaidah 1440 / 17 July 2019

BEI: Hero Jelaskan Penutupan Giant Paling Lambat Kamis

Kamis 27 Jun 2019 04:30 WIB

Red: Reiny Dwinanda

Calon pembeli usai berbelanja di Supermarket Giant, Mampang Prapatan, Jakarta, Ahad (23/6).

Calon pembeli usai berbelanja di Supermarket Giant, Mampang Prapatan, Jakarta, Ahad (23/6).

Foto: Republika/Putra M. Akbar
BEI telah memberi tenggang waktu bagi Hero untuk jelaskan penutupan gerai Giant.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Penilaian Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna mengatakan, manajemen PT Hero Supermarket Tbk tak punya banyak waktu tersisa untuk memberikan penjelasan terkait rencana penutupan sejumlah gerai Giant. Tenggatnya ialah Kamis (27/6).

Baca Juga

"Kami sudah minta penjelasan ke mereka, saat ini sedang menunggu penjelasan. Kami beri waktu mereka tiga hari pada Senin kemarin. Jadi paling lambat besok," ujar Nyoman usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) BEI di Jakarta, Rabu.

Sejumlah gerai Giant disebut akan ditutup pada akhir Juli mendatang. Termasuk di antaranya, Giant Express Mampang, Giant Express Cinere Mall, Giant Express Pondok Timur, Giant Extra Jatimakmur, Giant Mitra 10 Cibubur, dan Giant Extra Wisma Asri.

photo

Calon pembeli usai berbelanja di Supermarket Giant, Mampang Prapatan, Jakarta, Ahad (23/6).

Menurut Nyoman, jika informasi penutupan gerai Giant tersebut benar, manajemen Hero tentu memiliki alasan baik dari sisi operasional maupun bisnis.

"Mereka pasti melihat dari sisi efisiensinya. Tapi dari info sebelumnya yang kami pernah tanyakan, mereka tentu melakukan evaluasi yang mana gerai akan ditutup dari pertimbangan manajemen," kata Nyoman.

Ia menuturkan, dengan pergerakan bisnis yang dinamis, perusahaan memang wajib melakukan evaluasi agar terus dapat berkelanjutan dan juga sebagai bentuk akuntabilitas dari manajemen. Oleh karena itu, pihaknya pun memberikan kesempatan kepada manajemen Hero untuk menyampaikan jawaban yang lengkap kepada BEI.

"Kami melihat fenomena seperti itu, makanya kami minta penjelasan. Kami berikan manajemen kesempatan untuk memberikan respons. Kan gerainya juga macam-macam, bukan hanya yang tertentu. Ini tugas bursa minta klarifikasi dari mereka," ujar Nyoman.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA