Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

Sunday, 18 Zulqaidah 1440 / 21 July 2019

Telkom Kerja Sama Bisnis Bidang 5G dengan Perusahaan Cina

Rabu 26 Jun 2019 11:49 WIB

Red: Nidia Zuraya

jaringan 5G. ilustrasi

jaringan 5G. ilustrasi

Foto: BBC
ZTE telah mengajukan 3.500 hak paten dalam aplikasi jaringan 5G.

REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- BUMN telekomunikasi, PT Telkom Indonesia (persero) Tbk (Telkom) menjalin kerja sama di bidang teknologi 5G dengan ZTE Corporation, perusahaan internasional terkemuka penyedia solusi telekomunikasi asal Cina. Kedua pihak sepakat mengembangkan jaringan 5G dan mengeksplorasi bidang baru 5G di Indonesia.

Baca Juga

Dalam siaran pers yang diterima Republika.co.id, nota kesepahaman kerja sama itu diteken Senior Vice President Media and Digital Business Telkom, Joddy Hernady, dengan Sales Director ZTE Indonesia Wu Yao.

ZTE yang berkantor pusat di Shenzhen, Provinsi Guangdong, ini pun Selasa (25/6), merilis nama-nama operator telekomunikasi seluler yang akan mengomersialkan jaringan telekomunikasi generasi kelima itu.

Nama-nama perusahaan yang dipantau Antara di Beijing itu di antaranya China Telecom, China Mobile, China Unicom, Orange (Prancis), Telefonica (Spanyol), Wind Tre (Italia), dan Telkom (Indonesia).

ZTE menyatakan bahwa jaringan 5G menjadi salah satu bisnis andalannya dan pihaknya terus melakukan inovasi di bidang riset teknologi 5G. Perusahaan yang didirikan oleh Hou Weigui pada 1985 itu telah mengajukan 3.500 hak paten dalam aplikasi jaringan 5G.

"Kami telah bekerja sama dengan berbagai mitra kerja kami dalam hal perangkat keras 5G, termasuk telepon pintar, perangkat luar dan dalam ruang, ''mobile hotspot'', dan terminal data," demikian dituturkan manajemen ZTE kepada media.

Untuk menanggapi permintaan tinggi atas teknologi jaringan telekomunikasi mutakhir itu, ZTE terus mengeksplorasi berbagai program aplikasi jaringan 5G di berbagai sektor industri.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA