Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Per 1 Juli, Lion Air Beroperasi di Bandara Kertajati

Rabu 26 Jun 2019 00:13 WIB

Rep: Lilis Sri Handayani/ Red: Friska Yolanda

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat

Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka, Jawa Barat

Foto: ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi
Lion Air berencana mengoperasikan 26 frekuensi penerbangan setiap hari pergi pulang

REPUBLIKA.CO.ID, MAJALENGKA -- Mulai 1 Juli 2019, Lion Air (kode penerbangan JT) akan beroperasi di Bandar Udara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Kabupaten Majalengka. Operasional itu merupakan perpindahan keseluruhan penerbangan Lion Air dari Bandar Udara Internasional Husein Sastranegara, Bandung.

"Lion Air berencana mengoperasikan 26 frekuensi penerbangan setiap hari pergi pulang (PP) di Kertajati, melayani sepuluh kota tujuan domestik," ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam siaran persnya, Selasa (25/6).

Baca Juga

Adapun 10 kota itu terdiri dari Medan di Bandar Udara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO), Pekanbaru di Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Riau (PKU), Batam di Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batu Besar, Kepulauan Riau (BTH), Surabaya di Bandar Udara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) dan Denpasar di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali (DPS). Selain itu, juga Mataram Lombok di Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Majid, Lombok Praya, NTB (LOP), Pontianak di Bandar Udara Internasional Supadio, Kalimantan Barat (PNK), Banjarmasin di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Kalimantan Selatan (BDJ), Balikpapan di Bandar Udara Internasional SAMS Sepinggan, Kalimantan Timur (BPN) serta Makassar di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Maros, Sulawesi Selatan (UPG).

"Dalam menyediakan kenyamanan travelers selama berada di bandar udara, Lion Air akan mengoperasikan fasilitas tujuh meja pelaporan (check in) yaitu nomor 1 hingga 7," kata Danang.

Sementara itu, untuk proses penanganan bagasi (baggage handling) keberangkatan, Lion Air menggunakan fasilitas ban karet berjalan (conveyor belt) nomor 1 domestik serta layanan pelanggan (customer service) berada di lantai 3. Sedangkan untuk kedatangan di lantai dasar, penanganan bagasi (baggage claim) pada conveyor belt berdekatan layanan bagasi (lost and found).

Danang mengungkapkan, ketersediaan jadwal penerbangan merupakan fokus utama Lion Air sebagai bagian menjawab permintaan travelers antardestinasi. Selain itu, diharapkan semakin melengkapi pilihan perjalanan langsung ataupun lanjutan (connecting) dengan menggunakan waktu keberangkatan yang tepat.

"Dalam menggeliatkan traveling di era kekinian dari dan menuju Kertajati Majalengka, Lion Air menawarkan pengalaman terbang dengan pesawat terbaru Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi) atau Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi)," ujar Danang. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA