Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

Tuesday, 20 Zulqaidah 1440 / 23 July 2019

China Airlines Buka Rute Domestik, Ini Penjelasan Kemenhub

Jumat 14 Jun 2019 14:03 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Friska Yolanda

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Terminal Bus Kampung Rambutan, Kamis (6/6).

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi di Terminal Bus Kampung Rambutan, Kamis (6/6).

Foto: Republika TV/Nugroho Habibi
Rute penerbangan dioperasikan Garuda yang bekerja sama dengan China Airlines.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Masyarakat dikejutkan dengan adanya tangkapan layar (screenshoot) tiket pesawat China Airlines dengan nomor penerbangan CI 9798 rute Jakarta-Makassar. Tangkapan layar itu menyebar melalui aplikasi jejaring media Whatsapp dan viral di media sosial. 

Pada tangkapan layar tersebut, tertulis jadwal keberangkatan dari Jakarta pukul 17.45 WIB dan tiba di Makassar, Sulawesi Selatan pukul 21.05 WITA. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menjelaskan, rute penerbangan tersebut bukan dilayani China Airlines, melainkan oleh Garuda Indonesia yang bekerja sama dengan China Airlines. Kerja sama itu disebut dengan istilah codeshare

Baca Juga

"Tidak ada itu. Sebenarnya itu codeshare antara Garuda dengan China Airlines," kata Menhub kepada wartawan di Kementerian Perhubungan, Jakarta, Jumat (14/6). 

Garuda Indonesia dan China Airlines merupakan anggota dari aliansi penerbangan internasional Skyteam. Sebagai catatan, China Airlines merupakan maskapai penerbangan milik Taiwan. Karena itu, keduanya bekerja sama dalam melakukan pemasaran tiket penerbangan internasional.

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenhub, Hengki Angkasawan, menambahkan, penerbangan tersebut sebetulnya merupakan rute penerbangan dari Taiwan menuju Makassar, Indonesia. Para penumpang yang berangkat dari bandara di Taiwan tentu menggunakan pesawat China Airlines. 

Setibanya di Jakarta, penumpang kemudian melakukan transit bandara dan berpindah pesawat ke Garuda Indonesia yang melayani penerbangan Jakarta-Makassar. Hal itu pun berlaku bagi penumpang dari Indonesia yang ingin terbang ke Taiwan. 

Saat berangkat dari Indonesia penumpang menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Setibanya di bandara Taiwan, penumpang selanjutnya berpindah pesawat China Airline. "Pada penerbangan internasional itu bisa dilakukan. Dia hanya menjual rute, bukan penerbangan pesawatnya. Mereka bisa berbagi pemasaran untuk rute domestik itu karena memang sudah ada kerja sama codeshare," ujar Hengki. 

Karena itu, Hengki mengatakan, penerapan codeshare tidak melanggar dan tetap sesuai aturan yang berlaku. Adapun kerja sama tersebut dilakukan secara business to business (B to B) sehingga sepenuhnya diatur oleh masing-masing maskapai. 

Sekretaris Perusahaan Garuda Indonesia, Iksan Rosan mengatakan, codeshare antara Garuda Indonesia dengan China Airlines merupakan kerja sama yang sudah sejak lama dilakukan. Ia menegaskan bahwa rute penerbangan Jakarta-Makassar yang tertulis dalam tangkapan layar tersebut dilayani oleh Garuda Indonesia. 

Penerbangan tersebut, kata Iksan, mulanya berasal dari Taipei, Taiwan dengan pesawat China Airlines dan transit di Jakarta. Setelah itu, Garuda Indonesia yang membawa penumpang dari China Airlines menuju ke Makassar. "Jadi bukan China Airlines yang melayani Jakarta-Makassar. Itu oleh kita," ujarnya. 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA