Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Wednesday, 16 Rabiul Awwal 1441 / 13 November 2019

Kuartal I 2019, PT PP Cetak Laba Rp 238 Miliar

Ahad 19 May 2019 08:06 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Nidia Zuraya

PTPP

PTPP

Foto: Istimewa
PTPP akan mendivestasi aset infrastruktur yang memiliki kepemilikan di atas 20 persen

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT PP (Persero) Tbk mencatatkan laba bersih sebesar Rp 238 miliar pada kuartal I 2019. Angka ini tumbuh 16,67 persen dibandingkan periode sama pada tahun sebelumnya Rp 204 miliar.

Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT PP Agus Purbianto mengatakan perolehan laba ini didorong oleh pendapatan perseroan mencapai Rp 4,96 triliun. Angka ini tumbuh 34,92 persen dibandingkan tahun sebelumnya Rp 3,68 triliun.

“Target kuartal I 2019 perolehan laba dan pendapatan perseroan tercapai,” ujarnya dalam keterangan pers tertulis, Ahad (19/5).

Sementara Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT PP M Aprindy menambakan pada tahun ini perseroan mengalokasikan belanja modal sekitar Rp 9 triliun. Adapun skema yang diambil melalui instrumen surat utang, pinjaman bank dan kas internal.

“Kami masih memiliki dana sisa obligasi sebesar Rp 1,5 triliun,” ucapnya.

Di sisi lain, perseroan berencana mendivestasi beberapa aset infrastruktur yang memiliki kepemilikan di atas 20 persen. “Kami akan divestasi Tol Pandaan Malang dan Pelabuhan Kuala Tanjung. Saat ini kepemilikan PTPP sebesar 20 persen, akan kami kurangi sebagian secara bertahap. Nantinya akan berkurang menjadi hanya 17 persen untuk masing-masing aset,” ungkapnya.

PT PP mengincar dana hingga Rp 500 miliar dari divestasi tersebut. Menurut Agus rencana penerbitan obligasi untuk tahun ini belum jadi prioritas PTPP.

“Kondisi imbal hasil yang masih cukup tinggi menjadi salah satu alasan untuk tidak menerbitkan instrumen surat utang dalam waktu dekat,” ucapnya.

Selain itu, perseroan melalui anak usahanya yaitu PT PP Properti juga bekerja sama dengan PT ASDP Indonesia Ferry untuk membangun hotel yang berada di kawasan wisata Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

“Targetnya, tahap awal pembangunan hotel berbintang empat tersebut selesai tahun ini,” ungkapnya.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA