Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Friday, 19 Safar 1441 / 18 October 2019

Imbas Aksi 22 Mei, Dua SPBU Pertamina Masih Belum Beroperasi

Kamis 23 May 2019 12:20 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Gita Amanda

Salah satu SPBU Pertamina (ilustrasi).

Salah satu SPBU Pertamina (ilustrasi).

Foto: Republika/Wihdan Hidayat
Hingga Kamis siang 2 SPBU di sekitar Tanah Abang dan Petamburan masih tak beroperasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) III memastikan ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Jakarta dan sekitarnya.

Namun demikian seiring dengan ditutupnya akses jalan di beberapa titik, hingga siang ini 2 SPBU di sekitar Tanah Abang dan Petamburan, Jakarta untuk sementara tidak beroperasi. Yakni SPBU 34.11103 di Jalan KS Tubun dan SPBU 34.10203 di Jalan KH Mas Mansyur. Sementara operator SPBU tetap berada di lokasi (standby) apabila sewaktu-waktu akses jalan sudah dibuka kembali.

Unit Manager Communication Relations & CSR Pertamina MOR III Dewi Sri Utami menjelaskan, tidak beroperasinya SPBU tersebut karena tertutupnya akses, serta untuk menjaga keamanan sarfas. Stok di SPBU lain yang berada di sekitar wilayah tersebut masih mencukupi dan dapat menjadi alternatif masyarakat untuk memenuhi kebutuhan BBMnya.

Seperti di sekitar Tanah Abang, masyarakat bisa membeli BBM di SPBU COCO 31.10202 di Jalam Abdul Muis, SPBU 31.10304 di Jalan Theresia dan 34.10205 di Cideng. Sementara di wilayah Petamburan bisa membeli BBM di SPBU 34.11405 di Palmerah dan SPBU COCO 31.11401 di Jalan S Parman.

"Kami mengimbau masyarakat  membeli BBM sesuai kebutuhannya secara wajar. SPBU alternatif beroperasi normal dan kondisi stok dalam jumlah aman," tambahnya.

Dewi mengatakan akan memonitor kondisi di lapangan dengan intensif dan tetap berkoordinasi dengan aparat TNI POLRI. Dewi menjelaskan, standar pengamanan obyek vital nasional (obvitnas) merupakan keputusan tingkat level pengamanan khusus, termasuk personal dan peralatan yang dikerahkan. Keputusan menjadi kewenangan Kepolisian.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA