Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Selasa, 23 Safar 1441 / 22 Oktober 2019

Kerja Sama RI-Argentina, Kadin: Kita Berpeluang Ekspor Mobil

Rabu 15 Mei 2019 08:49 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Nidia Zuraya

Pengunjung berjalan di dekat mobil baru siap ekspor yang terparkir di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta. ilustrasi

Pengunjung berjalan di dekat mobil baru siap ekspor yang terparkir di PT Indonesia Kendaraan Terminal atau IPC Car Terminal, Cilincing, Jakarta. ilustrasi

Foto: Antara/Aprillio Akbar
Pemerintah tengah memperluas pasar nontradisional di Amerika Selatan

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Shinta Kamdani mengatakan, Argentina merupakan salah satu negara di kawasan Amerika Serikat yang memiliki prospek bisnis menjanjikan bagi Indonesia. Salah satu peluang yang terbuka bagi Indonesia salah satunya sektor otomotif.

Shinta menjabarkan, dalam perbincangan bersama dengan pemerintah untuk mengidentifikasi peluang bisnis yang potensial, sektor otomotif cukup terbuka. “Menarik juga sebenarnya otomotif ini, meski ya jarak kita (secara geografis) dengan Argentina cukup jauh,” kata Shinta saat dihubungi Republika, Rabu (15/5).

Kendati demikian dia memastikan, potensi tersebut masih akan terus dievaluasi untuk dimatangkan dan ditindaklanjuti dalam bentuk kerja sama konkretnya.

Lebih lanjut menurut dia, kerja sama yang dijajaki antara Indonesia dengan Argentina merupakan tindak lanjut dari kerja sama dengan Asosiasi Perdagangan Negara-Negara Amerika Selatan (MERCOSUR). Di mana, anggota dari negara-negara tersebut salah satunya diisi oleh Argentina, Uruguay, Brasil, dan negara lainnya di kawasan tersebut.

Dalam berbagai kesempatan pembahasan kerja sama yang dilangsungkan Indonesia dengan sejumlah negara, kata Shinta, pemerintah selalu melibatkan Kadin untuk memberikan masukan-masukan dalam poin kerja sama yang dijajaki. Saat ini, pemerintah tengah menggenjot dan mengembangkan pasar nontradisional di kawasan Amerika Selatan.

“Tapi ya memang butuh waktu untuk dilakukan identifikasi seperti apa yang bisa dikerjasamakan. Poin-poin detailnya akan terus dibahas,” kata dia.

Baca Juga

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA