Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

PLN Sumbar Raih Penghargaan SMK3 dari Kemenaker

Rabu 24 Apr 2019 17:44 WIB

Rep: Febrian Fachri/ Red: Gita Amanda

Petugas PLN memeriksa jaringan listrik. (ilustrasi)

Petugas PLN memeriksa jaringan listrik. (ilustrasi)

Foto: PLN
PLN Sumbar memperoleh peghargan bendera emas Kategori Transisi.

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG -- PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) Unit Induk Wilayah Sumatera Barat berhasil meraih penghargaan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) dari Kementerian Ketenagakerjaan RI. PLN Sumbar memperoleh peghargan bendera emas Kategori Transisi setelah mengantongi poin 88,52 persen.

Selain Kantor Induk, penghargaan SMK3 Bendera Emas ini juga akan disampaikan kepada Unit-unit yang berada di Wilayah Kerja PLN UIWSB antara lain UP3 Padang, UP3 Bukittinggi, UP3 Solok, UP3 Payakumbuh dan UP2D Sumbar.

General Manager UIW Sumbar, Bambang Dwiyanto bangga dengan prestasi yang telah diraih lembaga yang ia pimpin ini. Bambang berharap, penghargaan ini akan lebih memotivasi unit yang lain untuk terus dapat berprestasi.

"Dengan diberikannya penghargaan ini kami berharap dapat meningkatkan motivasi seluruh pegawai untuk terus menjaga dan meningkatkan ketertiban pelaksanaan K3.  Demi terwujudnya lingkungan kerja yang sehat dan aman bagi siapa saja yang berada di lingkungan kerja PLN UIWSB,” kata Bambang melalui keterangan resmi yang diterima Republika.co.id, Rabu (24/4).

Pemberian Penghargaan di bidang K3 ini merupakan program rutin tahunan yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI, untuk mendukung upaya sosialisasi K3 di tingkat Nasional. Pada tahun ini, sebanyak 1.466 perusahaan diundang untuk menghadiri acara Penyerahan Penghargaan K3 tersebut.

Manajemen Representative Sumbar IMS Adelaila Saadah mengatakan bahwa penerapan SMK3 di PLN UIWSB sendiri dimulai dengan tahap Set-Up di tahun 2018. Yaitu bersamaan dengan Pelaksanaan Set Up Dokumen Sumbar IMS (Integrated Manajemen System) atau SMT (Sistem Manajemen Terintegrasi). Adelaina menjelaskan dokumen SMT tersebut sudah mengintegrasikan SNI ISO 9001-2015 dan SMK3 sejak November 2018. Mereka sudah mengantongi sertifikat SNI ISO 9001-2015 dan SMK3 sekaligus Sertifikat SMT dari PLN Pusertif yang telah dilakukan audit eksternal dari pihak auditor independen pada Februari kemarin.

Untuk mendukung penerapan keselamatan kerja di seluruh unit, management PLN UIW Sumbar kata Adelaila berkomitmen untuk menjalankan Sistem manajemen yang terpadu, seperti Sistem Mutu (ISO) dan Keselamatan dan Kesehatan kerja (SMK3). “Harapan kami, output pelayanan terhadap para pelanggan PLN UIW Sumbar akan terus mengalami peningkatan,” ucap Adelaila.

Baca Juga

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA