Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Senin, 15 Ramadhan 1440 / 20 Mei 2019

Izin Impor Bawang Putih Belum Dikeluarkan Kemendag

Jumat 29 Mar 2019 16:04 WIB

Rep: Imas Damayanti/ Red: Friska Yolanda

Petani bawang putih menikmati panen.

Petani bawang putih menikmati panen.

Pemerintah mengeluarkan rekomendasi impor produk hortikultura sebesar 100 ribu ton.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, impor bawang putih belum dilakukan sebab pengeluaran izin impornya belum dikeluarkan oleh Kementerian Perdagangan (Kemendag). Pihaknya mengaku sudah berkoordinasi dengan Kemendag untuk segera mengeluarkan izin tersebut.

“Sudah saya tanya, tapi ya belum juga (dikeluarkan izinnya),” kata Darmin kepada wartawan, di Kantor Kementerian Perekonomian, Jakarta, Jumat (29/3).

Dia menjelaskan, izin impor bawang putih harusnya sudah dikeluarkan Kemendag sejak sepekan lalu. Namun hingga kini, izin impor tersebut belum kunjung keluar. Padahal, kata dia, sebentar lagi masyarakat Indonesia akan menghadapi momentum bulan Ramadhan di mana kebutuhan komoditas bawang putih diprediksi meningkat dibanding hari-hari biasa.

Sebelumnya diketahui, pemerintah mengeluarkan rekomendasi impor produk hortikultura (RIPH) sebanyak 100 ribu ton melalui Perum Bulog dengan anggaran sebesar Rp 500 miliar. Rekomendasi impor tersebut dikeluarkan guna mengantisipasi lonjakan harga bawang putih menjelang bulan Ramadhan di mana tingkat kebutuhan konsumsi diproyeksi meningkat. Mengacu catatan Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), harga bawang putih sedang di pasar tradisional pada 29 Maret ini mencapai Rp 33.050 per kilogram atau naik sebesar Rp 350 dari kemarin.

Kendati demikian dia menyatakan, keterlambatan izin impor bawang putih tidak terlalu berpengaruh terhadap harga bawang lokal di pasaran. Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan Kemendag terkait pemberian izin impor.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA