Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tuesday, 16 Safar 1441 / 15 October 2019

Tingkatkan Layanan Tol, Jasa Marga Kembali Uji Coba RFID

Sabtu 23 Mar 2019 20:15 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan PT. Jasa Marga melaunching program Giving Back to Nature dihadiri langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur PT. Jasa Marga Desi Arryani, serta Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah yang berlangsung di Saung Banksasuci, Cibodas, Tangerang, Jumat (22/3).

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan PT. Jasa Marga melaunching program Giving Back to Nature dihadiri langsung oleh Menteri BUMN Rini Soemarno, Direktur PT. Jasa Marga Desi Arryani, serta Wali Kota Tangerang Arief Rachadiono Wismansyah yang berlangsung di Saung Banksasuci, Cibodas, Tangerang, Jumat (22/3).

Foto: dok. Humas pemkot Tangerang
Uji coba RFID demi meningkatkan layanan dan kenyamanan pengguna tol

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- PT Jasa Marga Tbk melakukan simulasi transaksi nir sentuh berbasis Radio-Frequency Identification (RFID) atau Single Lane Free Flow (SLFF). Uji coba ini guna meningkatkan layanan dan kenyamanan bagi para pengguna tol.

Kegiatan ini diikuti Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno di Gerbang Tol (GT) Cengkareng dan GT Kapuk pada ruas Tol Soedyatmo pada Jumat kemarin (22/3).

Baca Juga

“Kita uji coba dulu, agar masyarakat nantinya nyaman memakai sistem ini. Untuk awal, internal BUMN dulu, kita uji coba dengan Damri dengan mobil Garuda. Harapannya tahun ini bisa dikomersilkan,” ujarnya dalam keterangan tulis yang diterima Republika, Sabtu (23/3).

Sementara itu, Direktur Utama Jasa Marga Desi Arriyani, menambahkan teknologi sistem transaksi tol tanpa henti  ini diproduksi oleh anak usaha Jasa Marga yaitu PT Jasa Marga Tollroad Operator (JMTO). Sistem ini merupakan pengembangan dari teknologi Electronic Toll Collection (ETC) menuju sistem Multi Lane Free Flow (MLFF). 

“Sistem transaksi serupa sudah banyak diterapkan di berbagai negara guna menjamin kelancaran transaksi dan mengendalikan antrean. Dengan sistem ini, pengendara tidak perlu lagi menghentikan mobilnya di gerbang tol (GT) untuk melakukan tapping transaksi seperti saat ini,” jelasnya.

Sebelum uji coba di Jalan Tol Sedyatmo ini, Jasa Marga telah melakukan uji coba serupa di Jalan Tol Bali Mandara secara terbatas pada 2018 lalu dengan menggandeng perusahaan taksi Blue Bird.

“Uji coba SLFF di Jalan Tol Sedyatmo menunjukkan bahwa Jasa Marga konsisten untuk terus melakukan pengembangan pada berbagai aspek, baik dari segi fasilitas maupun layanan kepada pengguna jalan tol. Hal ini sejalan dengan program Pemerintah melalui Peraturan Menteri yang dikeluarkan oleh Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) terkait implementasi Intelligent Traffic System (ITS)," ungkapnya. 

Jasa Marga juga bekerja sama dengan LinkAja sebagai aplikasi penyedia saldo sehingga masyarakat pengguna bisa melakukan isi ulang dengan LinkAja.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA