Minggu, 21 Ramadhan 1440 / 26 Mei 2019

Minggu, 21 Ramadhan 1440 / 26 Mei 2019

KEIN: Jokowi Terbukti Berhasil dalam Membangun Infrastruktur

Ahad 17 Feb 2019 19:40 WIB

Rep: Inas Widyanuratikah/ Red: Nidia Zuraya

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri BUMN Rini Soemarno bersama para pekerja proyek berswafoto usai meresmikan pengoperasian tujuh ruas jalan tol Trans Jawa di Jembatan Kalikuto, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (20/12/2018).

Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, Menteri BUMN Rini Soemarno bersama para pekerja proyek berswafoto usai meresmikan pengoperasian tujuh ruas jalan tol Trans Jawa di Jembatan Kalikuto, Kendal, Jawa Tengah, Kamis (20/12/2018).

Foto: Antara/Puspa Perwitasari
Pada tahun 2018, sepanjang 648 km jalan tol sudah dibangun.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menjelang pelaksanaan debat Pilpres putaran kedua malam ini, Ahad (17/2), Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) optimistis kubu Jokowi-Ma'ruf Amin akan lebih siap. Terkait pembangunan infrastruktur, misalnya, empat tahun periode pemerintahan Jokowi dinilai telah berhasil memenuhi target.

Baca Juga

"Soal infrastruktur, Pak Jokowi tidak hanya bicara 'akan'. Beliau sudah terbukti berhasil membangun infrastruktur sampai ke pelosok daerah sesuai target dan pasti siap melanjutkan pembangunan yang memang masih belum selesai," kata ketua pokja ESDM KEIN Zulnahar Usman di Jakarta, Ahad (17/2).

Tercatat pada tahun 2018 ini, sepanjang 648 km jalan tol sudah dibangun. Pada tahun 2019, pemerintah optimistis akan menyelesaikan pembangunan dengan target 1.851 km.

Selain itu sepanjang 3.432 km jalan nasional juga telah dibangun, termasuk jalan di perbatasan  Kalimantan, NTT, Papua, dan Papua  Barat.

"Pada tahun 2019, pemerintah optimistis akan mencapai target pembangunan jalan sepanjang 4.386 km. Jadi soal konten debat, kubu 01 pasti lebih siap data," katanya.

Keberhasilan lainnya, pada tahun 2018, LRT Sumsel sudah dibangun. Sementara LRT Jabodebek juga akan selesai dibangun.

Lalu pada pada 2018, sudah terdapat 12 pembangunan bandara baru dan 408 pengembangan bandara lama. Sementara untuk pembangunan atau pengembangan pelabuhan laut tahun 2018 sudah terdapat 120 lokasi.

"Pada tahun 2018 sudah terdapat 103 unit pembangunan kapal perintis. Pada tahun 2018 sudah terdapat 113 trayek perintis. Pada tahun 2018 sudah terdapat 15 trayek tol laut," ungkapnya.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA