Minggu, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Minggu, 16 Sya'ban 1440 / 21 April 2019

Bagasi Berbayar Diyakini Ancam Pariwisata Lokal

Ahad 03 Feb 2019 21:01 WIB

Rep: Adinda Pryanka/ Red: Joko Sadewo

Daftar tarif bagasi pesawat.

Daftar tarif bagasi pesawat.

Foto: republika
Harga tiket merupakan kunci daya tarik wisatawan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Azril Azhari  mengingatkan, pencabutan bagasi gratis maskapai donestik akan berpengaruh signifikan terhadap industri pariwisata. Khususnya, perlambatan pergerakan wisatawan lokal yang bepergian di dalam negeri.

"Di sisi lain, akan terjadi peningkatan jumlah wisatawan nasional, yakni turis asal Indonesia yang pergi ke luar negeri,” kata Azril saat dihubungi Republika, Ahad (3/2).

Penerapan bagasi berbayar akan menyebabkan kenaikan harga tiket pesawat. Sementara, harga tiket merupakan kunci daya tarik wisatawan saat hendak memilih destinasinya. "Ketika tiket pesawat domestik naik, daya tarik turun dan mereka mencari yang lebih murah,” katanya.

Saat ini, Azril menambahkan, kondisinya adalah tiket pesawat domestik lebih mahal dibandingkan ke luar negeri. Misalnya saja, tiket ke Jepang lebih murah dibandingkan ke Raja Ampat, Papua. Dampaknya, tingkat outbound berpotensi meningkat dibanding dengan inbound.

Kebijakan bagasi berbayar, kata dia, tak akan berdampak banyak pada kunjungan wisatawan mancanegara. Sebab, pada umumnya,  mereka menggunakan maskapai luar negeri langsung ke destinasi di Indonesia.

Azril menambahkan, wisman yang ke Indonesia pun cenderung menggunakan maskapai BUMN, sehingga tidak terdampak dengan kebijakan bagasi berbayar. "Yang terdampak hanya jumlah wisnus. Diperkirakan, akan semakin banyak dari mereka yang outbound dibandingkan inbound," katanya.

Apabila kebijakan ini tidak segera diatasi pemerintah, Azril cemas akan berdampak pada penerimaan devisa negara. Sebab, jumlah wisatawan yang inbound belum sebanyak tingkat outbound. Dampaknya, lebih banyak devisa yang dikeluarkan dibandingkan masuk.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) meminta Lion Air Group dapat melakukan sosialisasi tarif bagasi berbayar lebih intensif. Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Polana B Pramesti meminta Lion Air dan Wings Air membuat infografis daftar harga tarif bagasi.

Selain itu, Polana meminta setiap keluhan penumpang terkait bagasi berbayar dapat ditindaklanjuti oleh Lion Air Group secara proporsional. Hal itu dilakukan juga dengan menyampaikan tindak lanjut yang dilakukan.

photo

Bagasi berbayar

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA