Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Wednesday, 17 Safar 1441 / 16 October 2019

Perjalanan Elia Massa Manik dari PTPN III Hingga Dirut Pertamina

Kamis 16 Mar 2017 14:46 WIB

Rep: Frederikus Bata/ Red: Nur Aini

Elia Massa Manik

Elia Massa Manik

Foto: http://perpamsi.or.id

REPUBLIKA.CO.ID,  JAKARTA -- Elia Massa Manik terpilih sebagai Direktur Utama PT Pertamina Persero yang baru. Mantan petinggi PT Perkebunan Nusantara (PN) III Persero itu dinilai memiliki kapabilitas mumpuni untuk memimpin Pertamina ke depan.

Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survey dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo mengatakan rekam jejak Elia di PTPN III membuat yang bersangkutan resmi menjadi orang nomor satu di Pertamina. Gatot mengungkapkan bagaimana peran Elia selama kurun waktu 2016 hingga Maret 2017 dalam pembentukan perusahaan induk atau holding BUMN sektor perkebunan.

Elia, menurut Gatot, melaksanakan berbagai langkah pembenahan baik dari aspek operasional PTPN, keuangan, teknologi hingga Sumber Daya Manusia. Hal itu terbukti hingga Februari 2017 PTPN III Holding memperoleh capaian laba sebesar Rp 193 miliar dari delapan PTPN.

"Rekam jejak beliau sangat membanggakan," kata pejabat yang bertindak selaku kuasa Menteri BUMN alias wakil pemerintah (pemegang saham) di kantornya, di Jakarta, Kamis (16/3).

Perseroan telah melakukan restrukturisasi utang PTPN Group sejumlah Rp 9,9 triliun dari total Rp 15 triliun di delapan PTPN. Dalam kurun waktu tersebut, kata Gatot, PTPN III Holding memperoleh dana perbankan serta menerbitkan Corporate Guarantee bagi Medium Term Note (MTN) anak perusahaan untuk membiayai investasi dan modal kerja di anak-anak perusahaan yang tidak bankable sejumlah Rp 5,3 triliun dari total kebutuhan sejumlah Rp 7 triliun.

Pembenahan yang dilakukan manajemen Holding Perkebunan Nusantara telah mengembalikan kepercayaan lembaga perbankan.  Menurut Gatot hal ini menjadi modal yang baik untuk terus meningkatkan kinerja seluruh anak usaha.

Elia pernah membantu membangun Risk Culture Awareness dan merestrukturisasi pinjaman dengan pembentukan Team Remediasi saat menduduki posisi Senior Executive Vice President PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Selain di berbagai sektor BUMN, ia juga tak asing di sektor industri migas. Pada Juli 2011 hingga Mei 2014, ia dipercaya sebagai president and CEO PT Elnusa Tbk serta berhasil merestrukturisasi perusahaan jasa migas tersebut dari kondisi merugi hingga mampu mencetak laba dan meningkatkan kapitalisasi pasar. "Paling utama perkuat kerja sama tim (Pertamina). Kita tidak ingin yang lain," ujar Gatot.

Baca juga: Elia Massa Manik Diangkat Jadi Direktur Utama Pertamina

 

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA