Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Tuesday, 23 Safar 1441 / 22 October 2019

Pemerintah Jokowi Berikan Listrik Gratis ke Warga tak Mampu

Jumat 25 Jan 2019 16:50 WIB

Rep: Intan Pratiwi/ Red: Gita Amanda

Presiden Jokowi meninjau program Mekaar di Bekasi, Jumat (25/1).

Presiden Jokowi meninjau program Mekaar di Bekasi, Jumat (25/1).

Foto: Republika/Sapto Andika Candra
Bantuan diberikan kepada 10.472 rumah di Kabupaten Bekasi dan 796 di Kota Bekasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memberikan sambungan listrik gratis ke 11 ribu rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi. Secara simbolis, bantuan kelistrikan di kedua wilayan ini diberikan langsung Presiden Joko Widodo dan didampingi  Menteri BUMN, Rini M Soemarno di Kelurahan Marga Jaya, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jumat (25/1).

Presiden menekankan pentingnya listrik sebagai kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga pemerintah terus berupaya agar rumah tangga tidak mampu dapat menikmati listrik.

"Saat ini konsentarsi memang di Jawa Barat karena masih masyarakat di sini belum menikmati listrik, " kata Presiden.

Menteri BUMN, Rini Soemarno mengungkapkan, bantuan kelistrikan bagi masyarakat di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi merupakan wujud nyata dari kepedulian BUMN. Yakni sebagai agen pembangunan yang tidak hanya menciptakan keuntungan tetapi juga terlibat dalam program-program yang secara nyata mendorong perbaikan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat.

Untuk tahap pertama, 6 BUMN karya bersinergi dengan PLN memberikan bantuan penyambungan listrik gratis bagi 317 rumah tangga di Kota Bekasi dan Kabupaten Bekasi. Keenam BUMN yang terlibat dalam bantuan kelistrikan ini adalah PT Waskita Karya , PT Hutama Karya, PT Wijaya Karya, PT Adhi Karya, dan Perumnas.

Sisanya, imbuh Rini,  sebanyak 10.683 akan diselesaikan secara bertahap hingga rampung pada Maret 2019.

“Terima kasih kepada BUMN yang sudah bersinergi memberikan bantuan listrik kepada masyarakat di sini. Saya terus mendorong dan memastikan, masyarakat yang tadinya hanya bisa menikmati listrik secara lavering (mengambil listrik dari tetangga), kini sudah bisa menikmati listrik dri PLN," ujar Rini.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) mencatat, terdapat 10.472 rumah tangga tidak mampu di Kabupaten Bekasi dan 796 rumah tangga di Kota Bekasi yang masih mendapatkan listrik. Selain mendapat kemudahan dalam pemasangan, masyarakat juga akan mendapat keringanan dalam membayar iuran listrik setiap bulan.

"Melalui listrik PLN, mereka dapat melakukan banyak penghematan untuk pengeluaran per bulannya. Dan kami harapkan bantuan sambung listrik gratis ini juga bisa memberikan dampak positif bagi ekonomi warga," ujar Direktur Utama PLN Sofyan Basir.

Sofyan menambahkan, program sinergi BUMN ini membantu warga tidak mampu sesuai data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) untuk membayar biaya pasang baru listriknya. "Sekarang mereka bayar sekitar Rp 30 ribu per bulan listrik PLN. Untuk lampu, televisi dan penanak nasi serta alat elektronik lainya,” tegas Sofyan.

Penyambungan listrik di Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi merupakan bagian dari program penyambungan listrik di Provinsi Jawa Barat melalui skema sinergi BUMN. Sebelumnya, sinergi bersama BUMN untuk penyambungan listrik gratis telah dilakukan di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Pangandaran, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Sukabumi dengan total 100.970 rumah tangga tidak mampu telah menikmati listrik.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA