Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Senin, 22 Safar 1441 / 21 Oktober 2019

Konsumsi Premium di DIY Menurun

Selasa 27 Mar 2018 17:08 WIB

Rep: Neni Ridarineni/ Red: Teguh Firmansyah

Warga mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di SPBU.

Warga mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di SPBU.

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Konsumsi premium menurun hingga 58 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Konsumsi Premium di DIY terus menurun. Tak sedkikit konsumen yang beralih ke  pertalite. Dari hasil rekapitulasi 1 sampai 25 Maret untuk konsumsi premium menurun hingga 58 persen. Adapun konsumsi pertalite naik enam persen.

 

Demikian disampaikan Manager Communication & Relations PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Wilayah Jawa Bagian Tengah & DIY Andar Lestari pada Republika.co.id, Selasa (27/3).

Ia menjelaskan, jumlah konsumsi premium dari  1 sampai Maret 2018 sebanyak 4.964 Kiloliter (KL) sedangkan jumlah konsumsi pertalite sebanyak 31.488 KL. 

 

"Namun data setelah adanya kenaikan pertalite belum ada. Biasanya Kamis baru keluar datanya," kata Andar menambahkan.

Lebih lanjut ia mengatakan, konsumsi Premium di Yogyakarta 10-12 persen, sedangkan pertalite 70-71 persen, sisanya pertamax. "Hal itu menunjukkan masyarakat Yogyakarta sud ah cerdas dalam memilih bahan bakar yang berkualitas," tuturnya.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA