Jumat, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 Februari 2019

Jumat, 17 Jumadil Akhir 1440 / 22 Februari 2019

Meikarta Sebagai Pendobrak Properti Indonesia

Sabtu 13 Mei 2017 16:09 WIB

Rep: Gumanti Awaliyah/ Red: Budi Raharjo

Sejumlah konsumen melihat letak posisi unit apartemen melalui maket kaca bawah saat peluncuran perdana Kota Baru Meikarta, di kawasan Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (13/5). Lippo Group mengumumkan pembangunan kota baru berskala internasional Meikarta yang berlokasi di koridor Jakarta-Bandung dalam tahap pertama memulai pembangunan 250.000 unit Apartemen dengan total luas bangunan 22.000.000 m2 , dengan total nilai proyek lebih dari Rp278 triliun.

Sejumlah konsumen melihat letak posisi unit apartemen melalui maket kaca bawah saat peluncuran perdana Kota Baru Meikarta, di kawasan Lippo Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (13/5). Lippo Group mengumumkan pembangunan kota baru berskala internasional Meikarta yang berlokasi di koridor Jakarta-Bandung dalam tahap pertama memulai pembangunan 250.000 unit Apartemen dengan total luas bangunan 22.000.000 m2 , dengan total nilai proyek lebih dari Rp278 triliun.

Foto: Risky Andrianto/Antara

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI -- CEO Lippo Grup James Riady mengatakan alasan kondisi properti Indonesia lesu, karena tidak adanya developer yang berani mendobrak pembangun sektor properti dengan dobrakan energi baru dan berani. Kini, properti hanya dijadikan sampingan saja.

"Seluruh dunia ini sekarang underperforming, semoga dengan Meikarta ini bisa menjadi penguat pondasi ekonomi yang meningkatkan performa bangsa," kata James saat ditemui saat peluncuran Meikarta Lippo, Cikarang, Sabtu (13/5).

Menurut dia, kawasan Cikarang Bekasi, Karawang adalah jantung sektor ekonomi Indonesia yang berpotensi dan layak untuk dibuat satu kota baru kota modern layak hidup dan punya kepribadian.

James mengatakan, kota mandiri Meikarta akan dibangun sekaligus dengan pendanaan demokratis yang terdiri dari banyak partner. Dimulai dari Jepang, Korea, Cina, dan setiap pembeli pun turut andil dalam pembangunan Meikarta Lippo.

"Saya kira mungkin 35 persen itu dari dana sendiri. 120 perusahaan, mitra. Kontraktor 30-40, partner 20-30 dari luar negeri. Seperti Toyota, Mishubishi juga ikut bergabung," jelas James.

Dia menjelaskan, Meikarta akan dilengkapi sejumlah infrastruktur penting yang tengah dibangun oleh pemerintah dipastikan terhubung ke Meikarta, seperti kereta cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung.

James menjanjikan di kawasan Meikarta akan dibangun tujuh mal, rumah sakit dan pusat kesehatan internasional, pusat keuangan internasional, lima hotel internasional bintang lima, dan lain-lain.

  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES