Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Wednesday, 25 Zulhijjah 1442 / 04 August 2021

Bank Sulut Ganti Nama Jadi BSG

Sabtu 09 May 2015 15:15 WIB

Red: Satya Festiani

Logo Bank Sulut

Logo Bank Sulut

Foto: banksulut.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, MANADO -- Bank Pembangunan Daerah (BPD) PT Bank Sulut (BS) berganti nama menjadi Bank Sulut Gorontalo (BSG) karena milik Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo.

"Dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Bank Sulut yang digelar pertama di 2015, pimpinan direksi serta pemegang saham akhirnya memutuskan untuk mengusung nama "Bank Sulut Gorontalo (BSG)" sebagai nama baru dari "Torang pe Bank"," kata Direktur Utama PT Bank Sulut, Johanis Salibana, di Manado, Sabtu (9/5).

Johanis mengatakan ini sudah menjadi keputusan dalam RUPS kemarin hari (8/5) dan kita masih akan menunggu persetujuan dan Kementerian Hukum dan HAM atas pergantian nama ini, kemungkinan pada bulan Juni nanti resmi dipakai.

Dia mengatakan ini sebagai apreasiasi terhadap Provinsi Gorontalo yang turut menjadi salah satu pemegang saham terbesar di Bank Sulut. Sudah sekian tahun, Gorontalo mekar menjadi provinsi sendiri, namun namanya masih jarang terbaca dalam pembukuan Bank Sulut. Maka diputuskan pergantian nama menjadi Bank Sulut Gorontalo (BSG), jelas Johanis.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibi mengatakan pihaknya dan kabupaten di Gorontalo meminta kepada pemegang saham yang lain agar mengganti nama Bank Sulut. "Kami hanya ingin agar Gorontalo termasuk dalam nama bank pembangunan daerah tersebut," kata Rusli.

Gubernur Gorontalo sempat mengususlkan Bank Bohusami atau Bank Sulut Gorontalo dan disetujui oleh pemegang saham yakni BSG.

Posisi terakhir share pemegang saham di Bank Sulut, yakni Pemprov Sulut 31,17 persen, PT Mega Corpora 22,13 persen, Kopkar PT Bank Sulut 6,26 persen, Pemprov Gorontalo 3,66 persen. Sementara 36,78 persen lainnya adalah saham milik pemerintahdi 15 kabupaten/kota di Sulut, Kabupaten Boalemo, Kabupaten Bone Bolango, dan Kabupaten Gorontalo dari Provinsi Gorontalo.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA