Thursday, 5 Jumadil Awwal 1443 / 09 December 2021

Thursday, 5 Jumadil Awwal 1443 / 09 December 2021

OJK Ungkap Server Pinjaman Online Tersebar di Luar Negeri

Senin 18 Oct 2021 10:44 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Gita Amanda

Jerat Pinjaman Online Ilegal, (ilustrasi).  Tercatat saat ini server pinjaman online di Indonesia sebesar 22 persen, di luar negeri sebesar 34 persen, dan sebesar 44 persen tidak diketahui asalnya.

Jerat Pinjaman Online Ilegal, (ilustrasi). Tercatat saat ini server pinjaman online di Indonesia sebesar 22 persen, di luar negeri sebesar 34 persen, dan sebesar 44 persen tidak diketahui asalnya.

Foto: Republika
Pengusutan pinjaman online ilegal harus dilakukan lintas negara.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berupaya menutup pinjaman online ilegal. Tercatat saat ini server pinjaman online di Indonesia sebesar 22 persen, di luar negeri sebesar 34 persen, dan sebesar 44 persen tidak diketahui asalnya.

Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Tongam L Tobing mengatakan pengusutan pinjaman online ilegal harus dilakukan lintas negara. Hal ini karena adanya keterlibatan warga negara lain.

“Sisanya kita tidak tahu dimana servernya 44 persen, karena mungkin menggunakan media sosial. Itu dari situ indikasinya memang ini harus lintas negara. Ada orang-orang lain di luar memanfaatkan orang yang di Indonesia untuk melakukan kegiatan pinjol ilegal,” ujarnya saat webinar seperti dikutip Senin (18/10).

Dari pengaduan dan pendalaman yang dilakukan Satgas Waspada Investasi, dia menyebut, motif pinjaman online ilegal untuk melakukan penipuan dengan mencari untung yang besar.

"Memang ini murni penipuan untuk mencari keuntungan yang sangat besar dari masyarakat kita," kata dia.

"Walaupun memang ada indikasi kemungkinan pencucian uang dari luar ke sini, tapi yang paling utama kita lihat memang ini adalah murni untuk menipu masyarakat kita dengan keuntungan sangat besar bagi mereka,” ucapnya.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
 
 

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA