Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

Monday, 7 Ramadhan 1442 / 19 April 2021

BTN Salurkan Bantuan Rp 200 Juta Bagi Korban Banjir Jateng

Rabu 03 Mar 2021 00:48 WIB

Rep: Novita Intan/ Red: Ichsan Emrald Alamsyah

PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk (ilustrasi).  BTN, selaku perbankan BUMN memberikan perhatian atas bencana yang dialami khususnya Dukuh Tanggulangin Desa Jatiwetan, Kudus dan memberikan bukti bahwa Bank BTN  peduli pada warga yang terdampak bencana banjir tersebut.

PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk (ilustrasi). BTN, selaku perbankan BUMN memberikan perhatian atas bencana yang dialami khususnya Dukuh Tanggulangin Desa Jatiwetan, Kudus dan memberikan bukti bahwa Bank BTN peduli pada warga yang terdampak bencana banjir tersebut.

Foto: istimewa
Bantuan senilai Rp 200 juta dari BTN diperuntukkan bagi tujuh RT di Dukuh Tanggulangi

REPUBLIKA.CO.ID, KUDUS -- Kondisi curah hujan ekstrem yang terjadi secara merata terutama di wilayah Kudus, Jawa Tengah menyebabkan beberapa wilayah di daerah tersebut tergenang banjir. Rumah warga terendam dan menghambat akses transportasi.

Direktur Enterprise Risk Management, Big Data and Analytics BTN Setiyo Wibowo mengatakan BTN, selaku perbankan BUMN memberikan perhatian atas bencana yang dialami khususnya Dukuh Tanggulangin Desa Jatiwetan, Kudus dan memberikan bukti bahwa Bank BTN  peduli pada warga yang terdampak bencana banjir tersebut.

"BTN merupakan bank pemerintah yang fokus mendukung program pemerintah pada sektor perumahan nasional. Selama  ini kami bergerak di sektor perumahan khususnya perumahan bagi warga yang berpenghasilan rendah," ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (2/3).

Selain itu, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian BTN sebagai agen perubahan dari pemerintah untuk mendukung kesejahteraan keluarga Indonesia, khususnya untuk masyarakat Kudus dan Dukuh Tanggulangin.

Pada kunjungan ke wilayah Kudus tersebut, BTN memberikan bantuan CSR senilai Rp200 juta yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berada pada tujuh RT di Dukuh Tanggulangin sekitar Pondok Pesantren Al Muayaad tersebut.

"Bantuan CSR dalam bentuk pompa air, tong sampah dan paket sembako berisi kebutuhan pokok sehari-hari tersebut semoga membantu meringankan beban warga," kata Bowo.

Bowo menyebut  perseroan memiliki cabang di Kudus yang saat ini membawahi kantor cabang pembantu antara lain di Jepara, Pati, Rembang. 

"Kami disini juga banyak membiayai developer-developer, khususnya untuk perumahan subsidi. Kami membuka diri untuk pemenuhan kebutuhan masyarakat akan rumah di wilayah Kudus semoga ke depan ada sinergi dan kerjasama dengan pemerintah daerah, termasuk tentu saja hal lain menyangkut produk dan layanan perbankan untuk membantu pengembangan bisnis di daerah," tuturnya.

Lebih lanjut, di tengah kondisi pandemi covid, banyak diantara saudara-saudara kita mengalami bencana banjir dan tanah longsor secara bersamaan, namun dengan semangat gotong royong kita yakin dapat melalui itu semua dengan baik.

Sementara Plt Bupati Kudus Hartopo menambahkan atas nama pemerintah Kabupaten Kudus mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada BTN yang telah memberikan CSR kepada warga yang terdampak banjir.

"Dampak banjir di Kudus ini masuk skala besar, kita tidak mumpuni tanpa ada bantuan dari semua stakeholder termasuk salah satunya Bank BTN, serta relawan yang ikut bergotong royong terkait penanggulanganan bencana banjir," terangnya.

Di tempat yang sama Pimpinan Pondok Pesantren Al Muayyad Dukuh Tanggulangin Desa Jatiwetan, Gus Amix mengungkapkan mewakili warga Dukuh Tanggulangin yang terdampak banjir mengucapkan terima kasih kepada BTN yang telah memberikan bantuan berupa materi, sandang pangan dan berupa doa kepada kita semua.

"Semoga adanya silahturahim dan pemberian bantuan ini Tuhan meridhoi atas niat baik kita semua," ucapnya. 

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA