Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Tuesday, 9 Rabiul Akhir 1442 / 24 November 2020

Jelang Libur Lebaran, IHSG Melemah Tipis

Rabu 20 May 2020 17:15 WIB

Red: Ahmad Fikri Noor

Pekerja berswafoto dengan latar belakang pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. IHSG melemah tipis sebesar 0,06 persen jelang libur Lebaran.

Pekerja berswafoto dengan latar belakang pergerakan Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, beberapa waktu lalu. IHSG melemah tipis sebesar 0,06 persen jelang libur Lebaran.

Foto: Antara/Muhammad Adimaja
IHSG melemah tipis sebesar 0,06 persen jelang libur Lebaran.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (20/5) sore, terkoreksi tipis menjelang libur Idul Fitri. IHSG ditutup melemah 2,7 poin atau 0,06 persen ke posisi 4.545,95. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 1,07 poin atau 0,16 persen menjadi 672,14.

"Sepertinya sentimen dari perkembangan antibodi COVID-19 sudah mulai memudar," kata analis Binaartha Sekuritas M Nafan Aji Gusta Utama di Jakarta, Rabu (20/5).

Di sisi lain, lanjut Nafan, data makroekonomi domestik maupun data makroekonomi global masih belum memberikan dampak positif yang signifikan bagi pasar, termasuk data defisit neraca transaksi berjalan (CAD) yang membaik di kuartal I 2020.

Defisit transaksi berjalan pada kuartal I 2020 menurun, dipengaruhi oleh penurunan impor sejalan dengan perlambatan ekonomi domestik. Defisit transaksi berjalan tercatat sebesar 3,9 miliar dolar AS atau 1,4 persen dari PDB, jauh lebih rendah dari defisit pada kuartal sebelumnya yang mencapai 8,1 miliar dolar AS atau 2,8 persen dari PDB.

Dibuka menguat, IHSG tak lama melemah dan lebih banyak menghabiskan waktu di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, tujuh sektor terkoreksi dengan sektor konsumer turun paling dalam yaitu minus 2,59 persen, diikuti sektor properti dan sektor infrastruktur masing-masing minus 1,96 persen dan minus 1,82 persen.

Sedangkan tiga sektor meningkat dengan sektor keuangan naik paling tinggi yaitu 2,23 persen, diikuti sektor industri dasar dan sektor aneka industri masing-masing 1,34 persen dan 1,39 persen.

Penutupan IHSG diiringi aksi beli saham oleh investor asing yang ditunjukkan dengan jumlah beli bersih asing sebesar Rp 81,71 miliar.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 468.981 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 31,21 miliar lembar saham senilai Rp 40,42 triliun. Sebanyak 161 saham naik, 212 saham menurun, dan 174 saham tidak bergerak nilainya.

Sementara itu, bursa saham regional Asia sore ini antara lain indeks Nikkei menguat 161,7 poin atau 0,79 persen ke 20.595,15, indeks Hang Seng menguat 11,82 poin atau 0,05 persen menjadi 24.388,13, dan indeks Straits Times melemah 15,22 poin atau 0,59 persen ke 2.566,11.

 

sumber : Antara
BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Persepektif Republika.co.id, Klik di Sini
 
 
 
 
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA