Selasa, 20 Zulqaidah 1440 / 23 Juli 2019

Selasa, 20 Zulqaidah 1440 / 23 Juli 2019

Pemerintah Berencana Pangkas Subsidi Listrik Tahun Depan

Rabu 26 Jun 2019 00:20 WIB

Rep: Dedy Darmawan Nasution/ Red: Nidia Zuraya

Kenaikan tarif listrik (ilustrasi)

Kenaikan tarif listrik (ilustrasi)

Foto: Republika/Agung Supriyanto
Sejak tahun 2017 tarif listrik tidak pernah mengalami penyesuaian

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kementerian Keuangan berencana untuk memangkas kompensasi subsidi listrik PLN pada tahun depan. Hal itu sebagai upaya untuk mengurangi risiko yang dapat terjadi pada keuangan negara pada 2020 mendatang.

Baca Juga

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF), Suahasil Nazara, mengatakan, sejak tahun 2017 silam, tarif listrik tidak pernah mengalami penyesuaian hingga saat ini. Di satu sisi, kian lama harga listrik makin meningkat. Kondisi tersebut membuat adanya selisih antara harga listrik yang disubsidi dan harga keekonomian listrik.

Selisih tersebut, kata Suahasil, ditanggung pemerintah yang disebut sebagai kompensasi dan dibayarkan kepada PLN. "Sejak 2017 tidak dilakukan adjustment tarif akibatnya ada selisih antara harga keekonomian dengan tarif yang betul-betul ditetapkan," kata Suahasil dalam Rapat Kerja Badang Anggaran di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (25/6).

 

Karena itu, pemerintah pun berencana memangkas pemberian kompensasi kepada PLN terhadap seluruh biaya yang telah dikeluarkan oleh PLN. Sebab, kata Suahasil, PLN sampai dengan saat ini masih menjual listrik dengan tarif yang di bawah keekonomian.

"Kita tidak inginkan berlarut-larut, karena itu salah satu arahan kebijakan ke depan adalah mengurangi kompensasi ini," kata Suahasil.

Langkah tersebut, menurut Suahasil, akan meringankan beban keuangan negara. Meskipun, sebagai implikasinya bakal berdampak negatif pada keuangan perseroan PLN.

Terbebaninya PLN itu dipastikan karena di sisi lain, pemerintah belum mengizinkan kenaikan tarif listrik. Pemerintah, kata Suahasil, masih mengkaji kemungkinan kenaikan tarif listrik.

BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA