Monday, 21 Syawwal 1440 / 24 June 2019

Monday, 21 Syawwal 1440 / 24 June 2019

Rupiah Berpeluang Menguat Pasca-Pengumuman Pemenang Pemilu

Selasa 21 May 2019 10:41 WIB

Red: Friska Yolanda

Karyawan memegang mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2019).

Karyawan memegang mata uang rupiah di gerai penukaran mata uang asing Ayu Masagung, Kwitang, Jakarta Pusat, Senin (28/1/2019).

Foto: Antara/Sigid Kurniawan
Pasangan calon nomor urut 01 menjadi pemenang pemilu.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa ini berpeluang menguat setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan pemenang Pilpres 2019 pada Selasa dini hari tadi. Hasil rekapitulasi nasional oleh KPU yang menyatakan pasangan calon nomor urut 01 Joko Widodo-Ma''ruf Amin menang diperkirakan akan menjadi katalis positif di pasar modal.

"Kemungkinan pasar akan meresponsposisitf hasil KPU ini walaupun temporer," ujar Ekonom Samuel Aset Manajemen Lana Soelistianingsih di Jakarta, Selasa (21/5).

Baca Juga

KPU pada Selasa dini hari ini telah menyelesaikan rekapitulasi suara untuk pemilihan umum baik untuk pemilihan presiden maupun legislatif, dan telah mengumumkan hasil rekapitulasi sehari sebelum rencana semula pada 22 Mei 2019. Jumlah suara yang masuk untuk Pilpres tercatat sebanyak 154.257.601, meningkat dibandingkan pada Pilpres Juni 2014 yang sebesar 133.574.277 atau naik 15,48 persen.

Pada Pilpres 17 April 2019 tersebut tercatat 85.607.362 suara atau mencapai 55,5 persen diperoleh oleh pasangan calon Joko Widodo dan Ma'ruf Amin, sementara sisanya 44,5 persen diperoleh pasangan calon nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Jika dibandingkan dengan hasil Pilpres Juni 2014, pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla memperoleh 53,15 persen dari suara, sementara pasangan Probowo Subianto dan Hatta Rajasa memperoleh 46,85 persen.

"Sentimen positif ini bisa membuat rupiah menguat menuju kisaran antara Rp 14.400 sampai dengan Rp 14.450 per dolar AS," kata Lana.

Hingga pukul 09.56 WIB, rupiah masih melemah 15 poin atau 0,1 persen menjadi Rp 14.470 per dolar AS, dibandingkan hari sebelumnya Rp 14.455 per dolar AS.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA