Sabtu, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Sabtu, 15 Sya'ban 1440 / 20 April 2019

Menhub Jelaskan Capaian Pemerintah Selama Empat Tahun

Ahad 11 Nov 2018 07:21 WIB

Red: Ratna Puspita

Menteri Perhubungaan Budi Karya Sumadi

Menteri Perhubungaan Budi Karya Sumadi

Foto: Republika/Prayogi
Pemerintah membangun jalan tol, pasar desa, bumdesa, irigasi, dan jembatan.

REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan, pemerintah tengah fokus membangun infrastruktur. Salah satunya, pembangunan jalan tol di beberapa daerah.

Ia mengklaim jalan tol memberikan kemudahan kepada masyarakat. "Jalan tol bagi Solo, Semarang, Surabaya memberikan dampak positif masing-masing, artinya semua kegiatan industri di Solo bisa dilaksanakan di Solo," katanya pada Dialog Nasional 30 Indonesia Maju di Diamond Convention Center Solo, Jawa Tengah, Sabtu (10/11).

Selain itu, ia mengatakan, keberadaan jalan tol juga memudahkan pergerakan barang industri di setiap yang daerah. "Tidak hanya pembangunan jalan tol tetapi pemerintah juga fokus di pembangunan yang lain," katanya.

Ia mengatakan dalam empat tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Jusuf Kalla, pemerintah sudah membangun pasar desa, bumdesa, tambatan perahu, irigasi, dan jembatan. Ia memaparkan secara rinci dalam capaian empat tahun pembangunan masa Pemerintahan Jokowi-JK telah terbangun 5.220 unit pasar desa, 123.145 km jalan desa, 791.145 meter jembatan, 1.972 unit embung, 26.070 unit bumdesa, 2.882 unit tambatan perahu, 3.004 unit sarana olahraga, dan 28.091 unit irigasi.

Sementara itu, untuk memperingati Hari Pahlawan yang jatuh pada tanggal 10 November tersebut, Kemenhub juga memberikan inspirasi kepada masyarakat bahwa sudah banyak jasa pahlawan yang diberikan kepada masyarakat. "Salah satu bentuk penghargaan kita kepada pemerintah adalah dengan mengisi kemerdekaan dengan pembangunan. Pembangunan tersebut pada dasarnya agar masyarakat bisa merasakan kehadiran pemerintah," katanya.

Selain Budi, dialog tersebut juga dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

 

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

 

BERITA LAINNYA