Sunday, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 December 2018

Sunday, 9 Rabiul Akhir 1440 / 16 December 2018

Analis: Hari Ini Rupiah Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

Jumat 07 Dec 2018 10:46 WIB

Red: Nidia Zuraya

Ilustrasi Rupiah Melemah

Ilustrasi Rupiah Melemah

Foto: Foto : MgRol112
Hari ini pergerakan kurs rupiah terimbas sentimen global penangkapan petinggi Huawei

REPUBLIKA.CO.ID, Analis: Hari Ini Rupiah Berpotensi Lanjutkan Pelemahan

JAKARTA -- Nilai tukar (kurs) rupiah berpeluang melemah akibat sentimen global. Meskipun pada transaksi antarbank di Jakarta, Jumat (7/12), rupiah bergerak menguat sebesar 34 poin ke posisi Rp 14.268 dibandingkan sebelumnya Rp 14.302 per dolar AS.

"Peluang pelemahan pun kembali dapat dimungkinkan jika tidak adanya sentimen yang dapat menahan penurunan yang terjadi, terutama dari pergerakan dolar AS yang cenderung kembali meningkat," kata Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada di Jakarta, Jumat (7/12).

Menjelang perdagangan siang, mengutip data perdagangan Reuters, Kamis (6/12), kurs rupiah terhadap dolar AS kembali melemah ke level Rp 14.479 pada pukul 10.44 WIB. Pelemahan rupiah ini melanjutkan pelemahan rupiah hari sebelumnya yang terimbas sentimen global terutama dari ditangkapnya salah satu petinggi Huawei di Kanada.

Adanya kejadian tersebut membuat pelaku pasar khawatir hubungan dagang antara AS dan Cina sehingga mengantisipasi dengan mengambil posisi pada dolar AS. Akibatnya pergerakan Dolar AS kembali melanjutkan kenaikannya.

Sebelumnya, pelemahan masih terjadi pada rupiah meski dibarengi dengan adanya sejumlah sentimen positif dari internal makroekonomi Indonesia.

Pernyataan yang disampaikan oleh Menkeu Sri Mulyani yang menyebutkan defisit anggaran hingga November 2018 mencapai Rp 287,9 triliun atau 1,95 persen dari PDB atau lebih rendah dari rencana APBN sebesar 2,19 persen dan realisasi belanja negara hingga November 2018 tercatat mencapai Rp 1.942,4 triliun atau 87,5 persen dari target APBN 2018 dengan pertumbuhan sebesar 11 persen.

Pernyataan tersebut belum cukup mampu mengangkat laju rupiah. Bahkan optimisme pemerintah terkait pertumbuhan ekonomi di tahun ini dapat mencapai 5,2 persen juga belum mampu membuat rupiah menguat. Reza memperkirakan rupiah hari ini akan bergerak di kisaran Rp 14.521 per dolar AS hingga Rp 14.509 per dolar AS.

Sumber : Antara
  • Komentar 0

Dapatkan Update Berita Republika

BERITA LAINNYA

 
 

IN PICTURES